Khasiat buah: Kurma

khasiat-manfaat-buah-kurma

Khasiat dan Manfaat Buah Kurma (Phoenix Dactylifera)

Uraian tanaman:

Pohon kurma tumbuh didaerah gurun pasir yang panas, disekitar mata air (oasis). Sebagai warga famili Palmae, sosoknya mirip kelapa sawit, tetapi berumah dua. Artinya setiap satu tanaman mempunyai satu jenis kelamin, pohon jantan (hanya punya bunga jantan), pohon betina (hanya punya bunga betina), dan penduduk negri yang terletak di antara sungai (Tigris dan Eufrat) menamakan pohon kurma jantan dengan nama fahl dan yang betina dengan nama nakhl. Oleh karena itu butuh pohon jantan dan betina agar dapat menghasilkan buah. Dan hanya pohon betina yang berbuah lebat, setelah bunganya diserbuk oleh bunga jantan dari pohon jantan. 1 pohon jantan bisa menyerbuki 40-50 pohon betina.

Kurma mulai berbuah umur 3-5 tahun, dengan hasil awal 8-10 kg pertanaman, kemudian setelah umur 12 th, pohon kurma mulai berbuah sepenuhnya, 60-80 kg per pohon.

Pohon kurma oleh penduduk arab disebut nakhla karena setiap bagian tanamanya bermanfaat.

Asal-usul:

Pohon kurma termasuk tanaman paling tua yang dikenal oleh manusia.

Meskipun begitu mayoritas para ahli sejarah berselisih mengenai asal-usul kurma, sebagian mengatakan berasal dari sebelah barat India dan sebelah selatan Iran. Yang lain mengatakan habitat aslinya di Babel-Irak, dan yang lain lagi meyakini keberadaanya sejak lama di teluk Arab, berdasarkan pahatan-pahatan dari zaman Al-Sumari.

Banyak ahli arkeolog meyakini asal tanaman kurma dari Teluk Persia, tepatnya di daerah antara Sungai Nil dan Sungai Eufrat.

Namun menurut arkeolog Alphonse de Condolle, kurma sudah di temukan di Senegal (Afrika) pada zaman prasejarah, kemudian merambah ke sungai Indus di India Utara. Namun kemudian ditemukan pula bukti oleh pakar lain bahwa kurma sudah tumbuh di Pakistan sekitar 6000-4000 tahun SM di perbatasan India Utara, Iran dan Mesir. Pada zaman perunggu, sekitar 4000 tahun SM kurma mulai dibudidayakan dikawasan Eridu (Mesopotamia Bawah, sekarang wilayah Arab bagian timur). Belakangan ditemukan rekaman tertulis tentang kurma yang berasal dari tahun 2500 SM di Akadia dan Simeria. Atas jasa para musafir padang pasir, akhirnya kurma berkembang di Eropa. Dan bangsa Spanyol membawa ke Peru dan Amerika Serikat (California)

 

Jenis kurma:

Secara umum kurma dibagi menjadi 2 macam, yaitu: dry dates dan soft dates.

  1. Dry dates: biasanya dibiarkan di pohon sampai kering, dan baru di panen setelah siap dikonsumsi. Dan sering dipres menjadi bentuk kubus dengan berat tertentu sehingga sering pula disebut bread dates. Kurma kelompok ini buahnya keriput (karena di biarkan sampai kering di pohon) dan sangat berserat.
  2. Soft dates: harus di panen dini pada awal kematangannya, ketika warnanya masih terang. Setelah itu di peram dalam suhu 27-35 derajat Celcius. Pemeraman ini menjadikan kurma lebih manis dan berkurang kadar airnya, sehingga lebih awet

 

Jenis kurma yang populer di dunia:

Beberapa jenis kurma favorit pasar dunia: “Zahdi”, “Sayer”, “Khadrawi”, dan “Khastawi”.

  1. Zahdi: Jenis kurma yang banyak beredar di dunia, diperkirakan jumlahnya mencapai 43% kurma dunia. Jenis ini sehari-hari paling banyak dikonsumsi di timur tengah. Bentuknya cenderung bulat, warnanya coklat muda keemasan, kurang berkualitas, harganya murah.
  2. Sayer: memenuhi 23% pasar kurma dunia. Harganya mahal dan berkualitas. Warnanya coklat jingga gelap, banyak di ekspor ke Negara-negara eropa dan Oriental. Daging buahnya lembut, sangat manis, dan syrupy. Jika didiamkan lama, sirupnya akan merembes ke luar
  3. Khadrawi: memasok 6% pasar kurma dunia. Kualitasnya diakui dan harganya mahal, sangat disukai orang-orang Arab, dan merupakan sajian bergengsi terutama di Arab Saudi dan Irak. Buahnya berwarna sangat gelap, teksturnya lembut. Lebih mantap ketika disantap belum kelewat matang.
  4. Khastawi: agak sulit didapatkan, karena pasokanya sangat terbatas. Serupa dengan Sayer yang ini pun daging buahnya bertekstur lembut dan bersirup. Tahan disimpan lama sayangnya buahnya kecil.

 

Jenis kurma yang terdapat di wilayah Perkebunan kerajaan Saudi:

  1. Anbarah:
  • Daging: lunak
  • Ukuran: besar, diameternya antara 2,5-3 cm
  • Bentuk: kerucut panjang
  • Warna: merah
  • Distribusi: terbatas
  • Harga: mahal
  • Jenis: kurma Madinah Munawarah.
  1. Barhi:
  • Warna: kuning
  • Rasa: manis lezat
  • Bentuk: silinder pendek mendekati bulat
  • Ukuran: sedang
  • Hasil: satu pohon bisa mencapai 115 kg per tahun
  • Tersebar: di wilayah Riyadh dan Qoshim
  1. Barni:
  • Warna: kuning pada fase busr
  • Ukuran: besar, setengah kering
  • Jenis: kurma Madinah Munawaroh, ‘Alla, dan Bisyah
  • Digunakan dalam industri
  1. Daqlah nur:
  • Kurma setengah kering
  • Ukuran: ada yang sedang ada yang besar
  • Bentuk: oval panjang
  • Warna: merah marjan ketika telah sempurna tumbuh, dan berubah menjadi warna amber pada fase ruthob
  • Waktu kematangan: lambat
  • Pohon berbuah lebat, hasilnya berkisar antara 90 sampai 120 kg per tahun
  • Jenis: kurma langka
  1. Hulwah:
  • Warna: merah, enak dimakan pada fase busr
  • Tersebar: di daerah utara dan barat laut Arab Saudi
  1. Khidhri:
  • jenis: kurma yang banyak diperdagangkan
  • warna: hijau pekat pada fase tamr
  • ukuran: besar dan panjang
  • tersebar: di wilayah selatan dan barat daya kerajaan
  • sabut: sedikit
  1. Khanizi:
  • Warna: kemerah-merahan
  • Tersebar: di wilayah Qathif
  1. Khalas:
  • Warna: kuning seperti apricot pada fase busr, lalu berubah menjadi kuning sawo bercampur merah pada fase tamr
  • Rasa: sangat istimewa, biasa dimakan pada fase pertumbuhannya
  • Tersebar: disemua wilayah, khususnya syarqiyah.
  1. Maktumi:
  • Warna: kuning terang pada fase busr
  • Rasa: lezat, memiliki lapisan lilin yang sangat lembab
  • Tersebar: di wilayah Qoshim dan Riyadh
  1. Munifi:
  • Bentuk: oval
  • Warna: kuning
  • Berat: mencapai 20 gr
  • Di pasarkan pada fase setengah matang, matang pada bulan September, hasil pohonnya rendah tidak mencapai 70 kg per tahun
  • Terdapat: habitat aslinya adalah wilayah Riyadh, tetapi berhasil dikembangkan di Qoshim, dan sekarang mulai menyebar.
  1. Nabbut saif:
    • jenis: kurma berdaging empuk
    • warna: kuning pada fase busr, lalu berubah menjadi emas kemerah-merahan pada fase tamr
    • rasa: enak dimakan pada fase tamr
    • tersebar: di wilayah Riyadh
    • bentuk: oval tengahnya bergembung
    • ukuran: sedang
  2. Nabtah ali:
  • Ukuran: ada yang sedang ada yang besar, panjang 3,5 sampai 4,5 cm
  • Bentuk: oval panjang, punya kepala yang bias dikupas, diameter 2,5 sampai 3 cm
  • Warna: kuning pada fase pertumbuhan
  • Pohon berbuah lebat, hasil rata-rata satu pohon 95 kg per tahun
  • Terdapat: di wilayah Qoshim dan Wustha
  1. Razin:
  • Warna: kuning pada fase busr, lalu berubah menjadi keemasan paad fase tamr
  • Daging: lunak
  • Tersebar: di wilayah Syarqiah
  1. Rutan:
  • Ukuran: sedang
  • Bentuk: oval lebar, panjang 3,5 sampai 4 cm
  • Berat: 13-15 gr
  • Warna: kuning pada fase ruthob
  • Rasa: manis, enak dimakan pada fase busr, ruthob dan tamr
  • Bentuknya bisa terjaga untuk waktu yang lama tanpa ditimpa kerusakan
  1. Rasyudiyyh:
  • Jenis: kurma kering yang tumbuh baik di tanah pasir
  • Bentuk: silinder panjang
  • Panjang: 2,5 sampai 4 cm
  • Berat: 15 gr
  • Warna: kuning jeruk
  • Terdapat: diwilayah Wustho
  • Tidak dapat disimpan kecuali dalam beberapa kondisi, matang pada bulan agustus, hasil maksimal setiap pohon 200 kg per tahun
  1. Sukkari:
  • jenis: kurma yang bagus
  • warna: kuning,
  • ukuran: sedang, bagian tengahnya bergembung
  • dimakan: disemua fase pertumbuhanya
  • tersebar: di wilayah Qoshim
  • waktu pematanganya: tidak terlalu lama
  • cara pengawetan: di bekukan
  • tingkat kemanisan: tinggi
  • rasa: enak, istimewa, dan tulang lunak ketika telah menjadi tamr.
  1. Syaqra’:
    • jenis: kurma yang paling banyak diperdagangkan, karena produksinya besar
    • tersebar: di wilayah Qoshim,
    • warna: merah kekuning-kuningan, lalu berubah menjadi coklat pekat ketika telah menjadi tamr
    • harga: murah
    • waktu penyimpanan: lama.
  2. Shuqa’i:
  • Jenis: kurma yang terkenal
  • Daging: tebal
  • Bentuk: silinder
  • Warna: ujungnya kuning
  • Tersebar: di wilayah Riyadh
  1. Syisyi:
  • Warna: kuning cerah pada fase busr, lalu berubah menjadi keemasan menawan
  • Tersebar: di wilayah Wustha dan Syarqiah
  1. Syalabi:
  • Ukuran: besar, tulang lunak
  • Warna: kuning jeruk ketika pertumbuhannya telah sempurna
  • Harga: mahal
  • Jumlah: sedikit
  • Jenis: kurma Madinah Munawaroh
  1. Salj:
  • Warna: kuning ketika fase busr, dan coklat keemasan ketika fase tamr
  • Bentuk: silinder
  • Matang: pada permulaan musim
  • Rasa: manis
  • Terdapat: di Madinah Munawaroh dan Riyadh
  1. Sibakah:
  • Jenis: tidak banyak tersebar
  • Ukuran: besar
  • Berat: 19,35 sampai 19,62 gr
  • Bentuk: silinder tebal
  • Warna: kuning pada fase pertumbuhan, lalu berubah menjadi seperti warna amber atau coklat kehitam-hitaman pada fase ruthob
  • Kulit: tebal dan berkerut dengan jelas
  • Daging: memiliki serat yang sedikit
  • Rasa: manis agak sepat pada fase pertumbuhan
  • Hasil: banyak, bisa mencapai 145 kg per tahun
  1. Shafawi:
  • Jenis: istimewa di saudi
  • Terdapat: Madinah Munawarah dan Yanbu’
  • Ukuran: sedang
  • Bentuk: oval
  • Panjang: 3 – 3,9 cm
  • Diameter: 1,4 – 1,8 cm
  • Warna: merah
  • Rasa: sepat pada fase pertumbuhan, lalu berubah menjadi merah tua dan lezat
  • Bau: sedap pada fase tamr
  • Matang pada akhir musim
  • Digunakan: dalam produk kemasan dan diterima di pabrik-pabrik kurma
  1. ‘Usailah:
  • Jenis: kurma kering yang bagus ditanam di tanah pasir
  • Panjang: 3 – 5 cm
  • Berat: 20 g
  • Warna: kuning kecoklat-coklatan
  • Bentuk: silinder panjang menyerupai kurma Shuqa’I (digemari untuk di ekspor ke luar negeri)
  • Penyimpanan: tidak bisa di simpan dalam kondisi matang, tapi setengah matang
  • Matang: akhir bulan agustus
  • Hasil: berbuah lebat mencapai 200 kg pertahun
  • Terdapat: di wilayah Qosim dan tersebar di wilayah lain
  1. Dan yang paling istimewa adalah kurma ‘Ajwah:
  • Bentuk: oval
  • Warna: merah pada fase busr, lalu berubah menjadi merah tua
  • Jenis: terkenal di Madinah
  • Ukuran: pohonnya memiliki buah yang sedang
  • Pasar: berkembang pada musim haji

Bagian yang digunakan:

  • Seluruh bagian tanaman kurma bisa digunakan
  1. Buah dan pucuk daun bisa dimakan, dikeringkan atau digiling menjadi tepung
  2. Nirah atau getahnya bisa dibuat minuman
  3. Sabutnya ditenun
  4. Bijinya bisa dijadikan, makanan keledai atau onta

Kandungan kimia & Efek farmakologi:

  • Gula monosakarida mudah dicerna tubuh. Daya absorpsi gula kurma didalam tubuh cukup cepat, yaitu sekitar 45 – 60 menit bila di bandingkan absorbs pati pada nasi yang memerlukan waktu berjam-jam, makanya kurna dapat menyuplai energy secara cepat.
  • Protein: berfungsi sebagai bahan dasar pembentukan sel-sel dan jaringan tubuh, juga berperan dalam proses pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan
  • Lemak: sebagai komponen dari sel-sel saraf, membran selular, dan senyawa yang menyerupai hormon (prostaglandin). Juga sebagai proteksi dan terapi penyakit jantung serta kanker.
  • Serat: melancarkan BAB, menurunkan kolesterol, menetralkan racun.
  • Vit A: dapat mencegah buta senja, mempercepat penyembuhan luka, dan mempersingkat lamanya sakit campak, menjaga kesehatan mata, menjaga kornea mata, meningkatkan imunitas tubuh, antibodi, antivirus,
  • Vit C: dibutuhkan untuk pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut electron dari berbagai reaksi enzimatik, pemicu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, pemicu sistem kekebalan tubuh,
  • Vit C: untuk anti oksidan, membantu mencegah berbagai macam jenis kanker: kanker paru, kolon, kandung kemih, pancreas, payudara, juga mengurangi radikal bebas pemicu kanker.
  • Vit C dapat mengurangi resiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah, mengurangi resiko penyakit jantung, menghambat penuaan, memperbaharui sel darah putih
  • Vit C sangat sensual untuk membentuk sperma, kekurangan vit C pada pria dapat menghambat dalam memperoleh keturunan, perbaikan membutuhkan waktu satu bulan dengan meningkatkan vit C sebanyak 500 mg, kualitas dan kuantitas sperma serta aktifitasnya dapat ditingkatkan dengan mengkonsumsi vit C.
  • Vit C dapat mengurangi resiko pada perokok pasif. Resiko perokok pasif adalah kerusakan sel yang bias menyebabkan kanker atau penyakit pernafasan lain
  • Thiamin (Vit B1): berperan penting dalam metabolisme tubuh, khususnya menguraikan karbohidrat menjadi energy, dan agar fungsi syaraf tetap berfungsi, bermanfaat pada sistem saraf, oksidasi zat gizi, dan pelepasan energi
  • Riboflavin (Vit B2): sangat penting bagi perawatan sel dan energy untuk metabolisme, Vitamin ini juga sangat diperlukan untuk mempebaiki sel setelah terjadi luka
  • Niasin: mengurangi kolesterol dalam tubuh
  • Karbohidrat: sumber energi utama bagi tubuh. Zat ini berfungsi sebagai sumber energi untuk aktivitas otak, pembentukan sel darah merah dan sistem saraf, serta membantu dalam proses metabolisme protein dan lemak.
  • Vit D: merupakan Vit yang larut dalam air, juga dikenal memiliki fungsi hormon, Vit ini terbentuk pada kulit manusia dengan bantuan sinar ultraviolet yang bereaksi dengan kolesterol di dalam kulit
  • Vitamin E: berperan sebagai antioksidan yang dapat mengurangi pengaruh buruk dari radikal bebas, proses penuaan, dan karsinogen, juga berfungsi memelihara integritas membran sel, sintetis DNA, mencegah penyakit jantung koroner, mencegah keguguran dan seterilisasi, serta mencegah gangguan menstruasi.
  • Vit K: berperan dalam proses yang terjadi pada tubuh. Melalui riset terbaru vit K diketahui berperan sebagai anti penuaan yang lebih efektif dibandingkan vit E, vit K juga berperan dalam mencegah penyakit-penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, karena efeknya dapat mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh faktor-faktor seperti timbunan plak kalsium, beberapa penelitian juga menunjukan bahwa Vit K berperan dalam menangani kanker karena terbukti dapat bertindak sebagai racun dalam sel-sel kanker, tetapi tidak membahayakan sel-sel yang sehat.
  • Zat besi: berperan dalam pusat pengaturan molekul hemoglobin sel-sel darah merah, juga berperan dalam metabolisme energi, termasuk sintetis DNA oleh beberapa enzim, serta dalam kekebalan tubuh.
  • Magnesium: bertindak sebagai katalisator dalam reaksi-reaksi biologi di dalam tubuh, termasuk reaksi yang berkaitan dengan metabolisme energi, karbohidrat, lemak, protein, dan asam nukleat. Selain itu juga berperan dalam sintesis, degradasi, dan stabilitas bahan gen DNA.
  • Kalium: mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, membersihkan karbondioksida dalam darah, memicu kerja otot dan simpul saraf, memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh
  • Fosfor: untuk kesehatan gigi dan tulang
  • Natrium atau Sodium: menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, serta menjaga dan mengatur tekanan osmotik agar cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel (dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, natrium bekerja sama dengan kalium), juga berperan dalam transmisi saraf, konstraksi otot, absorpsi glukosa, dan sebagai alat angkut zat-zat gizi melalui membran sel
  • Klorin dan sulfur: adalah trace element yang berkhasiat detoksikan klorin alamiah menstimulir kerja hati untuk membuang racun tubuh dan sulfur melindungi hati dari terjadinya sirosis hati dan penyakit hati lainya.
  • Asam salisilat (bahan baku aspirin): mencegah bekuan darah, anti radang, dan menghilangkan rasa ngilu atau nyeri, juga dapat mengendalikan hipertensi dengan mengatur kadar prostaglandin yang berperan dalam proses tekanan darah, mencegah strok, dan serangan jantung.
  • Hormone potuchsin (pitosin): berperan mencegah pendarahan rahim melalui afak penciutan pembuluh darah

Ramuan dan takaran:

  1. ASI memperlancar: konsumsi buah kurma secukupnya setiap hari
  2. Asma: rebusan kurma minum 2x sehari
  3. Ambeien: makan kurma secara rutin setiap hari
  4. Alergi: makan kurma secukupnya, kurma + air secukupnya bikin pasta oleskan
  5. Antidepresi: pelepah daun kurma + gula, rebus minum 2x sehari
  6. Batuk: 50gram kurma + 50gram daun waru + 50gram anggur kering, rebus dengan 1000 cc air sampai mendidih, minum 3 x sehari
  7. Bisul: kurma secukupnya + margarine buat salep, oleskan
  8. Berat badan meningkatkan: makan kurma bersama dengan kacang/almon setiap hari
  9. Cacing penyebab disentri: makan kurma 7 butir setiap hari sebelum tidur
  10. Dada sesak: 50gram kurma + 50gram daun waru + 50gram anggur kering, rebus dengan 1000 cc air sampai mendidih, minum 3 x sehari
  11. Demam: kurma secukupnya + margarine buat salep, oleskan pada bagian yang sakit
  12. Dehidrasi pasca muntah dan diare: kurma + sedikit garam rebus minum
  13. Encok: minum kopi bubuk kurma 2x sehari
  14. Gangguan ginjal: 7 butir kurma rebus dengan 1 cangkir air minum 2x sehari selama 15 hari
  15. Gangguan hati dan ginjal: minum bubuk biji kurma 3x sehari
  16. Gangguan jantung: makan buah kurma secukupnya
  17. Gelisah pada anak: makan kurma 7 butir setiap hari
  18. Infeksi tenggorokan: 50gram kurma + 50gram daun waru + 50gram anggur kering, rebus dengan 1000 cc air sampai mendidih, minum 3 x sehari
  19. Menguatkan sehabis diare dan muntah: makan buah kurma secukupnya
  20. Meningkatkan gairah sexual: 7 butir kurma buang bijinya + susu + bubuk kayu manis, seduh dengan air minum.
  21. Meningkatkan daya tahan tubuh: makan buah kurma secukupnya
  22. Mencegah kanker: makan buah kurma secukupnya
  23. Mengobati sengatan beracun: bikin salep kurma oleskan
  24. Mengganti hilangnya kadar gula dalam darah saat berpuasa: rendam kurma dalam air selama 3 – 12jam, kemudian dimakan.
  25. Menguatkan otot rahim: konsumsi kurma secukupnya setiap hari
  26. Menurunkan kelebihan asam dalam perut dan darah: kurma campur dengan makanan, lalu dimakan
  27. Menguatkan otot jantung: 50gram kurma 50gram kacang + 15gram margarine, campur makan 1 sdm setiap hari habis sarapan, kemudian minum the chamomile.
  28. Memperlancar air seni memperbagus ginjal: makan kur ma setiap hari
  29. Penghilang rasa sakit: kurma secukupnya + margarine buat salep, oleskan pada bagian yang sakit
  30. Pertumbuhan bulu mata: biji kurma secukupnya bakar dan jadikan bubuk + celak dengan perbandingan 1:1, gunakan sebagai celak
  31. Pendarahan perut: pangkal pohon kurma + madu, makan setelah sarapan, kemudian minum the chamomile
  32. Radang selaput mata atau radang selaput ikat mata yang berat: biji kurma secukupnya bakar dan jadikan bubuk + celak dengan perbandingan 1:1, gunakan sebagai celak
  33. Rabun mata: konsumsi kurma dan cuci mata dengan rebusan air kurma setiap hari.

baca juga khasiat dan manfaat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, belimbing manis, delima, jagung, jambu biji, dan jeruk nipis

 

4 thoughts on “Khasiat buah: Kurma”

  1. Assalamualaikum…
    Terima kasih Ustadz Abu Muhammad atas tulisan/artikel ttg buah “kurma” mudah-mudahan dapat memberikan manfaat buat sesama
    Semoga menjadi ladang amal buat ustadz

  2. Anjuran porsi/butir untuk ibu hamil
    (5bulan) berapa seharinya sinshe? saya juga ingin mengatasi ambeien.
    Saya dengar kurma bersifat panas, apakah ada makanan pendamping saat konsumsi bersamaan dengan kurma?
    Syukron wa Jazaakunallahu khairan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.