Khasiat Biji: Kedelai

Kacang kedelai termasuk salah satu makanan yang memungkinkan Anda meraup dua manfaat sekaligus, yaitu menjaga gula darah tetap stabil dan menjaga kesehatan jantung. Bagi Anda yang sedang diet, anda dapat memanfaatkan khasiat dan manfaat kacang kedelai menjadi pilihan snack sehat untuk Anda.

khasiat-dan-manfaat-kedelai

Kedelai atau kacang kedelai adalah tanaman yang banyak dijumpai di negara kita. Kedelai banyak sekali digunakan sebagai bahan dasar pembuatan makanan seperti tempe, tahu, dan kecap. Khasiat dan manfaat kedelai ini sangatlah banyak diantaranya kacang kedelai merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Ini karena kedelai mengandung semua jenis asam amino esensial. Asam amino esensial adalah jenis asam amino yang dibutuhkan tubuh, tetapi tidak bisa diproduksi sendiri, sebab itu perlu didatangkan dari luar melalui makanan. Dilihat dari kandungan gizinya, setiap 100gram kedelai mengandung 17gram protein yang baik untuk membangun otot tubuh. Itulah mengapa, kacang kedelai menjadi sumber protein nabati yang paling baik.

Kacang kedelai termasuk salah satu makanan yang memungkinkan Anda meraup dua manfaat sekaligus, yaitu menjaga gula darah tetap stabil dan menjaga kesehatan jantung. Hal ini dipengaruhi oleh kadar indeks glikemik kedelai yang rendah. Bagi Anda yang sedang diet, kedelai dapat menjadi pilihan snack sehat untuk Anda. Ini karena khasiat dan manfaat kedelai yang termasuk jenis kacang-kacangan yang memiliki kadar indeks glikemik yang rendah.

Makanan dengan indeks glikemik rendah cenderung lebih lambat diserap oleh tubuh. Dengan makan snack olahan kedelai, perut akan terasa kenyang lebih lama dan mengendalikan nafsu makan Anda. Alhasil, Anda pun tak akan kalap makan saat makan besar nanti.

Uraian Tanaman :

Sebelum kita membahas khasiat dan manfaat kedelai lebih lanjut mari kita mengenal tanaman ini lebih dalam. Kedelai merupakan tanaman terna dikotil semusim dengan percabangan sedikit, sistem perakaran akar tunggang, dan batang berkambium. Kedelai dapat berubah penampilan menjadi tumbuhan setengah merambat dalam keadaan pencahayaan rendah. Kedelai, khususnya kedelai putih dari daerah subtropik. Ia akan segera berbunga apabila pada masa siap berbunga panjang hari kurang dari 13 jam. Ini menjelaskan rendahnya produksi di daerah tropika, karena tanaman terlalu dini berbunga.

Biji:

Biji kedelai berkeping dua, terbungkus kulit biji dan tidak mengandung jaringan endosperma. Embrio terletak di antara keping biji. Warna kulit biji kuning, hitam, hijau, coklat. Pusar biji (hilum) adalah jaringan bekas biji melekat pada dinding buah. Bentuk biji kedelai umumnya bulat lonjong tetapi ada pula yang bundar atau bulat agak pipih.

Kecambah:

Biji kedelai yang kering akan berkecambah bila memperoleh air yang cukup. Kecambah kedelai tergolong epigeous, yaitu keping biji muncul di atas tanah. Warna hipokotil yaitu bagian batang kecambah di bawah daun kecambah (kotiledon), ungu atau hijau yang terpaut dengan warna bunga. Kedelai yang berhipokotil ungu berbunga ungu, sedang yang berhipokotil hijau berbunga putih. Kecambah kedelai dapat digunakan sebagai sayuran (tauge)

Perakaran:

Tanaman kedelai mempunyai akar tunggang yang membentuk akar-akar cabang yang tumbuh menyamping (horizontal) tidak jauh dari permukaan tanah. Jika kelembapan tanah turun, akar akan berkembang lebih ke dalam agar dapat menyerap unsur hara dan air. Pertumbuhan ke samping dapat mencapai jarak 40 cm, dengan kedalaman hingga 120 cm.  

Batang:

Kedelai berbatang memiliki tinggi 30–100 cm. Batang dapat membentuk 3 – 6 cabang, tetapi bila jarak antar tanaman rapat, cabang menjadi berkurang, atau tidak bercabang sama sekali. Tipe pertumbuhan batang dapat dibedakan menjadi terbatas (determinate), tidak terbatas (indeterminate), dan setengah terbatas (semi-indeterminate). Tipe terbatas memiliki ciri khas berbunga serentak dan mengakhiri pertumbuhan meninggi. Tanaman pendek sampai sedang, ujung batang hampir sama besar dengan batang bagian tengah, daun teratas sama besar dengan daun batang tengah. Tipe tidak terbatas memiliki ciri berbunga secara bertahap dari bawah ke atas dan tumbuhan terus tumbuh. Tanaman berpostur sedang sampai tinggi, ujung batang lebih kecil dari bagian tengah. Tipe setengah terbatas memiliki karakteristik antara kedua tipe lainnya.

Bunga:

Bunga kedelai termasuk bunga sempurna yaitu setiap bunga mempunyai alat jantan dan alat betina. Penyerbukan terjadi pada saat mahkota bunga masih menutup sehingga kemungkinan kawin silang alami amat kecil. Bunga terletak pada ruas-ruas batang, berwarna ungu atau putih. Tidak semua bunga dapat menjadi polong walaupun telah terjadi penyerbukan secara sempurna. Sekitar 60% bunga rontok sebelum membentuk polong.

Buah:

Buah kedelai berbentuk polong. Setiap tanaman mampu menghasilkan 100 – 250 polong. Polong kedelai berbulu dan berwarna kuning kecoklatan atau abu-abu. Selama proses pematangan buah, polong yang mula-mula berwarna hijau akan berubah menjadi kehitaman.

Daun

Pada buku (nodus) pertama tanaman yang tumbuh dari biji terbentuk sepasang daun tunggal. Selanjutnya, pada semua buku di atasnya terbentuk daun majemuk selalu dengan tiga helai. Helai daun tunggal memiliki tangkai pendek dan daun bertiga mempunyai tangkai agak panjang. Masing-masing daun berbentuk oval, tipis, dan berwarna hijau. Permukaan daun berbulu halus (trichoma) pada kedua sisi. Tunas atau bunga akan muncul pada ketiak tangkai daun majemuk. Setelah tua, daun menguning dan gugur, mulai dari daun yang menempel di bagian bawah batang.

Khasiat dan Manfaat Kedelai dari Sifat Kimiawi dan Efek Farmakologi

Bagian yang digunakan: Biji Kedelai

Kandungan kimia :

  • Minyak lemak18-20%, 85% diantaranya asam lemak tak jenuh proteina tinggi 35% (untuk varietas tinggi bisa 40-44%), asam amino esensial, lesitina : (lemak tak jenuh/linoleat/omega-6, asam linolenat/omega-3, oleat, dan arakhidat) zat pahit, kanavolina, stigmasterin, sitosterin, saponin, kholina, betaina, trigonelina, guanidine, enzim, vitamin A, B, B1, B2, B12, C, E dan K, zat pati, kalsium, fosfor, besi, belerang, genestein (coumestrol, isoflavone), xanthine, hypoxanthine, dan fixed oil, mineral 

Sifat kimiawi dan efek farmakologi:

  • B12 : berperan dalam pembentukan sel-sel darah merah
  • Kandungan lesitin : khasiat dan manfaat kedelai adalah mengandung lemak tak jenuh linoleat, oleat dan arakhidat. Kandungan ini berfungsi sebagai lipotropikum, zat yang mencegah penumpukan lemak yang berlebihan dalam tubuh
  • Kandungan seratnya yang tinggi : khasiat dan manfaat kedelai juga didapat dari kandungan seratnya yang tinggi. Karena kandungan serat yang tinggi membantu merangsang metabolisme dan dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  • Zat mutageniknya : anti kanker
  • Genisteinnya (coumestron dan isoflavon) : merupakan zat aktif yang rasanya agak pahit dan berkhasiat antioksidan
  • Senyawa fitoestrogen : dapat menghambat pertumbuhan sel kanker atau tumor kedua zat aktif tersebut merupakan estrogen alamiah (fitoestrogen) pada tumbuhan yang dibutuhkan oleh perempuan pada masa menopause
  • Kedelai : sebagai karminatif, diuretic dan anti piretik
  • Susunan asam amino esensialnya : lengkap dan daya cernanya sangat baik
  • Asam lemak esensialnya : sangat baik bagi pengendali kolesterol dan jantung kardiovaskular
  • Kandungan serat panganya : baik untuk pencegahan penyakit degeneratif seperti : Diabetes Melitus, kanker, osteoporosis dan ginjal
  • Isoflavon berperan sbg : antioksidan yang berguna untuk mencegah kerusakan oksidatif membrane sel, aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah akibat teroksidasinya LDL, penyakit jantung koroner, penyakit kardiovskular, dan kerusakan oksidatif DNA. Selain itu juga berguna untuk memberi efek antiproliferatif dan menghambat pertumbuhan sel melanoma (salah satu pemicu kanker juga terbukti mampu memberikan efek farmakologis. Seperti mengurangi resiko kanker payudara, ovarium, dan kanker prostate. Menurunkan kadar kolesterol total dan LDL masing-masingsebanyak 9,3 dan 12,9 %, meningkatkan HDL sebanyak2,4 %. Menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic, bersifat antimutagenetis (mencegah mutasi gen). Serta mencegah osteoporisis pada wanita pasca menopause.

Khasiat dan Manfaat Kedelai Dalam Ramuan beserta Takarannya:

Berikut adalah ramuan dengan khasiat dan manfaat kedelai yang dapat anda buat untuk beberapa jenis penyakit :

  1. Anemia: tempe ½ ons haluskan, temulawak 3 jari, kunyit 3 jari, rebus dengan 3 geals air sampai tersisa menjadi 1 ½ gelas, saring bagi 2 minum.
  2. Anti kanker & tumor: makan berbahan kedelai seperti susu, tempe dsb
  3. Ayan (epilepsy): susu kedelai 150cc, tempe 1 ons dihaluskan, rebus sampai mendidih, tambahkan madu secukupnya, aduk rata minum.
  4. Batuk: 1 sdm kecap manis campur dengan perasan air jeruk nipis, minum sekaligus 3x sehari.
  5. Diabet : segenggam biji kedelai hitam direbus dengan 3gls air sisa 1 gelas, saring ambil airnya. Minum 1x sehari 1gelas, atau dianjurkan lebih banyak makan kedelai dan mengurangi nasi
  6. Hipertensi: susu kedelai 1 gelas, belimbing manis 2ons, blender, tambah madu secukupnya, aduk rata minum.
  7. Jantung Koroner: susu kedelai 1 gelas, 1sdm umbi dewa, rebus sampai mendidih, minum.
  8. Mencegah serangan jantung: makan makanan yang berbahan dasar kedelai sebanyak mungkin, sedapatnya hindari gorengan.
  9. Osteoporosis: susu kedelai 1 ½ gelas, jahe merah 1 jari, kayu manis 1 jari, lada 5 butir, tempe 1 ½ ons, semua bahan rebus sampai mendidih, dan matang lalu dimakan.
  10. Pengerasan pembuluh darah (Arteriosclerosis): taoge kacang kedelai ½ ons, nanas ½ ons, kecap manis dan kecap asin secukupnya, tumis lalu dimakan.
  11. Stroke: temu putih 2 jari, bunga mawar 2 kuntum, bunga soka 2 kuntum, temu hitam 2 jari, rebus dengan 2 gelas susu kedelai, sampai tersisa menjadi 1 gelas, saring minum.

Khasiat dan Manfaat Kedelai olahan:

Selain mengambil khasiat dan manfaat kedelai sebagai ramuan herbal, kedelai dapat diolah sebagai bahan makanan seperti susu kacang, tempe, tahu, dan sebagainya. Mutu gizi tempe lebih tinggi dibanding dengan kedelai yang merupakan bahan bakunya karena adanya aktivitas mikroorganisme pada biji kedelai selama proses pembuatanya.

Apabila anda ingin mendapatkan khasiat dan manfaat kedelai dengan dikonsumsi dalam bentuk susu kedelai maka cara membuat adalah sebagai berikut :

1. Resep Dasar 

  • 100g Kedelai ukuran besar kulit kuning dan tidak cacat, dibersihkan
  • Rendam dlm air 1 ltr selama 10-12 jam, lalu tiriskan
  • Untuk menghilangkan bau langu, kedelai direbus dengan air bersih sampai mendidih selama 10 menit
  • Setelah dingin kulit ari dikupas, lalu cuci dengan air mengalir
  • Setelah bersih giling/diblender dengan menambahkan sedikit air panas
  • Tambahkan air sampai 1 ltr, kemudian rebus kembali sambil diaduk sampai mendidih selama 10-15 menit. Selagi hangat, bubur kedelai ini disaring dan diperas dengan kain kasa bersih untuk mendapatkan susu kedelai. Tambahkan sedikit garam,lalu panaskan kembali sampai mendidih agar rasa lebih sempurna

2. Resep Dasar

  • Cuci 150gr Kedelai, lalu rendam selama 5-6 jam hingga volumenya mekar menjadi dua kali lipat. Cuci bilas dengan air mengalir 2-3 kali lalu tiriskan.
  • Haluskan dengan blender dengan menambahkan air panas sebanyak 2 liter atau 5-8x volume kedelai yang telah mekar. Makin sedikit air ditambahkan, maka makin pekat susunya dan makin tinggi gizinya.
  • Saring bubur kedelai dengan kain kasa.
  • Rebus susu kedelai sampai mendidih, aduk selama direbus agar tidak membentuk langit susu.
  • Susu kedelai bisa disimpan dalam wadah terutup di lemari es selama 2 hari.

3. Susu Kedelai Pandan Wangi (Waktu merebus susu kedelai tambahkan) :

  • 120gr gula atau 6 sdm madu
  • 3 jari jahe
  • 4 helai daun pandan

4. Susu Kedelai Gula Merah  (Waktu merebus susu kedelai tambahkan) :

  • 160gr gula palem
  • 4sdm madu
  • 4 jari jahe
  • 5 butir cengkih
  • 5 cm kayu manis

Aturan minum :

  • Susu kedelai diminum 2-3 gls ukuran 200cc setiap hari
  • Bila tidak menderita diabet bisa ditambah gula secukupnya

Penelitian :

  • Andoyo 1992

Fakultas farmasi UNAIR

Pembimbing : Dr.Noor Ifansah dan Drs.BambangPrayoga E.W.,M.S.C

Uji untuk pengaruh jumlah sperma

Catatan : Kedelai mengandung zat toksik dengan aktivitas  hemolitik. zat ini dapat dirusak dengan pemanasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.