Khasiat dan Manfaat Buah Semangka

Khasiat dan Manfaat Buah Semangka (Citrullus Vulgaris Schard)

Semangka banyak ditemukan di daerah tropis. Buah ini memiliki kandungan air yang tinggi dan mempunyai rasa yang manis. Dalam buah ini juga terdapat banyak khasiat dan manfaat yang bisa diperoleh. Khasiat dan manfaat buah semangka dapat diambil dari daging maupun bijinya.

  1. Daging buah semangka: (rendah kalori), Air, protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, vit A,B,C. Asam amino sitrullin (C6 H13 N3 O3), asam aminoasetat, asam malat, asam fosfat, asam organik ensim, arginin, betain, likopen (C40 H56), karoten, bromin, natrium, kalium, garam (komposisi utama yang bersifat silvit), lisin, fruktosa, dekstrosa, dan sukrosa.
  2. Biji : minyak berwarna kuning, protein, vit B2, sitrulin, asam laurik, asam palmitoleik, enzim urease, dan senyawa aktif kukurbositrin.

 

Uraian tanaman :

Semangka diduga berasal dari daerah tropik dan subtropik Afrika. Tumbuh liar di tepi jalan, padang belukar, pantai laut, atau ditanam di kebun dan pekarangan sebagai tanaman buah. Semangka dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 1000 m dpl.

Bagian yang digunakan : kulit yang putih dan daging buah, serta biji

Khasiat dan manfaat buah semangka dilihat dari sifat kimiawi dan efek farmakologi :

  • Air: membantu proses pencernaan dan metabolisme, mengangkut vitamin dan oksigen untuk memberi makanan sel-sel tubuh melalui darah, membantu mengencerkan darah, memperlancar suplai oksigen ke otak, mencegah resiko terkena strok, membersihkan ginjal dari urin dan urea
  • Vit A: menjaga kesehatan mata, menjaga kornea mata, meningkatkan imunitas tubuh, antibodi, antivirus,
  • Sitrulin dan arginin: berperan dalam pembentukan urea di hatidari amonia dan CO2 sehingga keluarnya urin meningkat.
  • Kalium: membantu kerja jantung dan menormalkan tekanan darah
  • Likopen: merupakan karotenoid dengan warna merah dan merah jambu : mencegah oksidasi terhadap LDL (kolestrol jahat), sehingga menghambat terbentuknya radikal bebas, mempengaruhi resistensi hormon insulin, menanggulangi naiknya kadar gula darah yang berlebih, memperbaiki sel setelah terjadi kerusakan , mempertahan kan fungsi mental dan fisik pada lansia. Aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping. Kandungan likopen terdapat pada semangka merah (salah satu komponen keratenoid seperti halnya betakaroten), oleh karena itu makan semangka merah lebih disarankan dari pada semangka kuning : anti oksidan-nya lebih unggul dari vitamin A, C, E dan mineral lainya. Dalam likopen kekuatan anti oksidan-nya 2x lipat dari b-karoten (provitamin A) dan 10x Vit E. Selain itu likopen mengurangi resiko terkena  kanker prostat, meningkatkan jumlah sel sperma, struktur sperma membaik, meningkatkan pergerakan sperma. Juga dapat mengurangi resiko kanker sebesar 39 % kanker esofagus pada lelaki dan dapat mengurangi7,4 % resiko kanker rahim.  Mengatasi kanker lambung yang disebabkan oleh infeksi bakteri helicobacter pylori. Dapat pula menghambat pembentukan N-nitrosamin yang dapat menyebabkan kanker perut. Mengurangi terjadimya kanker leukimia (sel darah putih). Mencegah proses terjadinya tumor di dalam tubuh serta menghambat pertumbuhan kanker otak.
  • Senyawa aktif kukurbositrin pada biji semangka: dapat memacu kerja ginjal dan menjaga tekanan darah agar tetap normal
  • Senyawa asam amino sitrulin: meningkatkan produksi nitritoksida, yang berperan pada kemampuan ereksi pada pria, sitrulin mudah di serap tubuhsehingga konsentrasi maksimum di dalam darah lebih mudah di capai.
Dosis pemakaian :

Untuk mendapatkan khasiat dan manfaat buah semangka untuk pemakaian bagian dalam dan luar dipakai dosis sebagai berikut:

  • Dalam :10-30 g kulit buah, rebus lalu minum, atau jus secukupnya
  • Luar :gosokan kulit buah pada kulit kepala untuk mencegah kerontokan rambut atau gatal-gatal karena tanaman beracun. Gunakan air rebusan kulit buah untuk mencuci muka yang berjerawat, berkudis atau biang keringat.

Ramuan dan takaran :

Khasiat dan manfaat semangka buah semangka bisa kita ambil dalam bentuk ramuan herbal yang bisa diracik bersama bahan lain untuk beberapa penyakit antara lain:

  1. Busung lapar :jemur biji semangka secukupnya sampai kering, lalu giling menjadi serbuk. Ambil 1 sdm seduh dengan ¾ cangkir air panas. Setelah hangat + 1sdm madu. Aduk rata minum sekaligus, lakukan 2x sehari
  2. Darah tinggi :minum jus buah semangka 2x sehari 1 gelas
  3. Demam : makan daging buah semangka segar sebanyak 500-1000 g, lakukan 3x sehari
  4. Menjalani masa Menopouse : 150 gr daging buah semangka + 100gr melon + 4 buah stroberi + ½ sdm minyak Zaitun, semua bahan diblender + zaitun, aduk rata minum segera
  5. Menghaluskan kulit dan menghilangkan flek hitam di wajah : jemur kulit semangka secukupnya sampai kering, lalu giling sampai jadi serbuk. Masukan 2sdm  serbuk kulit semangka ke dalam jus satu batang lidah buaya dan satu buah mentimun. Aduk rata gunakan sebagai masker, lakukan 2-3x seminggu, sampai kelihatan hasilnya.
Catatan :
  • Penderita dengan lambung lemah dan dingin jangan terlalu banyak makan buah semangka
  • Pria dengan gangguan prostat jangan makan buah semangka
  • Jumlah likopen pada semangka akan meningkat bila disimpan dalam suhu ruang, penyimpanan pada suhu 21 derajat celcius dapat meningkatkan kadar likopen 11-40%
  • Semangka yang disimpan pada suhu 5 derajat celcius, kadar likopenya tidak berubah jauh.

 

Tabel kandungan gizi per 100g daging buah semangka:

Kandungan gizi  : Nilai gizi :

Energi 30 kkal

Protein 0,61 g

Lemak 0,15 g

Vit A 569 IU

Karbohidrat 7,55 g

Serat pangan 0,4 g

Gula 6,2 g

Kalsium 7 mg

Besi 0,24 mg

Vit E 0,05 mg

Magnesium 10 mg

Fosfor 11 mg

Kalium 112 mg

Natrium 1 mg

Seng 0,1 mg

Tembaga 0,04 mg

Mangan 0,04 mg

Selenium 0,4 mg

Vit C 8,1 mg

Thiamin 0,03 mg

Riboflavin 0,02 mg

Niasin 0,18 mg

Vit B6 0,05 mg

Folat 3 mkg

Vit K 0,1 mkg

Baca juga khasiat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, belimbing manis, delima, jagung, jambu biji, jeruk nipis, kurma, mengkudu dan pisang

Khasiat buah: Pisang

Khasiat dan Manfaat Buah Pisang    (Musa Paradisiaca)

 

URAIAN TANAMAN

Sebelum membahas khasiat dan manfaat buah pisang kita perlu mengetahui bahwa pisan merupakan tanaman semak berumpun, tinggi 3 meter. Batang semu berpelepah, warna hijau muda sampai coklat. Daun berbentuk tunggal sampai lanset memanjang mudah koyak pada bagian bawah berlilin, warna hina. Perbungaan bentuk tandan, berumah satu, daun pelindung merah, mudah rontok, mahkota bunga segitiga warna putih kekuningan. Bunga buni, bulat memanjang tersusun seperti sisir dua baris.

Tanaman pisang tumbuh di daerah tropis karena menyukai iklim panas dan memerlukan matahari penuh. Tanaman ini dapat tumbuh di tanah yang cukup air pada daerah dengan ketinggian sampai 2000m dpl.

Umumnya pisang merupakan tanaman pekarangan, walaupun di beberapa daerah sudah di perkebunkan untuk diambil buahnya. Dan pisang merupakan tanaman yang berbuah hanya sekali kemudian mati.

Beberapa Jenis Pisang di pasaran : Pisang Batu (Musa brachycarpa Back), Pisang Kepok (Musa L), Pisang raja (Musa parasisiaca L.), pisang ambon, pisang barangan, pisang badak, pisang raja bulu, pisang tanduk, pisang susu, dan pisang nangka

Khasiat dan manfaat buah pisang untuk manula, bayi dan mereka yang baru sembuh dari sakit yang lama sangat baik mengkonsumsi 1-2 buah Pisang kepok segar, kupas kulitnya dan dimakan.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN : akar, bonggol, hati batang, buah, kulit buah, bunga dan daun.

KANDUNGAN KIMIA :

  • Buah : karbohidrat dalam bentuk pati dan gula, asam folat, mineral : besi, kalium, magnesium, Noradrenalin, 5-hidroksi triptamin, dopamin, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, E, G, serotinin, pektin, dan tanin (buah muda). Zat gula, air, dan zat tepung. Pektin
  • Buah : flavonoid, glukosa, fruktosa, sukrosa, tepung, protein, lemak, minyak menguap, kaya akan vitamin, A, B, C, dan E. mineral : (kalium, kalsium, fosfor, fe), pektin, serotonin, 5-hidro triptamin, dopamin, dan noradrenalin. Dan kandungan kaliumnya sangat tinggi. Buah yang muda banyak mengandung tanin.
  • Akar : serotonin, norepinefrin, tanin, hidroksitriptamin, dopamin, vitamin A, B, dan C.
  • Getah : tanin dan asam galat

KANDUNGAN DAN MANFAAT :

  • Pisang bersifat mendinginkan
  • Zat Tanin : pada pisang bersifat antiseptik
  • Saponin : mengencerkan dahak
  • Kaliumnya (terutama Pisang Raja) : bermanfaat untuk melancarkan air seni

DOSIS PEMAKAIAN :

  1. Dalam : 1-2sdm tepung pisang makan 2x sehari pagi saat perut kosong dan mau tidur.
  2. Luar :
  • Hati batang pisang : luka baru
  • Daun pisang muda : menyejukan penderita demam, mata terasa panas, dan luka bakar.
  • Cairan bonggol : penyubur rambut
  • Giling daun, akar, atau bonggol pisang yang segar sampai halus, lalu turapkan pada kelainan : bisul, radang kulit bernanah, radang telinga, luka bakar, dan bengkak.

 

RAMUAN DAN TAKARAN :

khasiat dan manfaat buah pisang yang dapat diambil untuk beberapa penyakit antara lain:

  1. Alergi :pisang 1 buah, mangga 1 buah, anggur hijau 100gr, jahe 1cm, air jeruk manis 200ml. semua bahan diblender. Minum.
  2. Ambeien : 3-5 pisang batu cuci bersih, lalu parut dan peras untuk diambil airnya. Setelah disaring, berikan sedikit pulosari dan gula aren. Minum ramuan ini 2x sehari. Atau minum cairan bonggol pisang kepok.
  3. Anemia :anak pisang kepok yang baru satu jengkal cuci bersih lalu diparut, tambah 1sdm garam, lalu peras, minum ramuan ini 2x sehari. Sekali minum 3sdm.
  4. ASI (Memperlancar) :pisang ambon matang 1 buah, alpukat matang 1 buah susu cair 200ml, air jeruk nipis 1 sdt. Semua bahan diblender. Minum.
  5. Asma : 2 buah pisang yang sudah masak berikut kulitnya kukus. Makan pada pagi hari sewaktu perut kosong dan malam mau tidur.
  6. Badan lemah sehabis sakit :2-3 buah pisang kepok segar, kupas kulitnya dan makan 2x sehari, pagi-sore.
  7. Batuk : pisang ambon 75gr, asam jawa tanpa biji 50gr, yoghurt polos ¼ gelas, susu segar ¼ gelas, air ¼ gelas. Rebus asam jawa dengan ½ gelas air sampai mendidih dan asam menjadi lembek, lalu dinginkan, campur semua bahan blender. Minum.
  8. Meningkatkan kesuburan wanita: pisang 1 buah, mangga 1 buah, nanas 200gr, susu kedelai 50ml, air 100ml. semua bahan diblender. Minum.
  9. Osteoporosis : pisang ambon 100gr, alpukat 100gr, susu kedelai 100ml, air 50ml. semua bahan di blender. Minum, 1x sehari.

 

CATATAN :
  • Penderita tukak lambung tidak dianjurkan mengkonsumsi pisang kepok dan pisang raja.
PENELITIAN :
  1. Hasil penelitian menunjukan tepung pisang batu
  2. PPOT UGM Telah melakukan uji klinik pisang batu terhadap penderita dispepsia. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata terdapat tanda perbaikan bagi penderita dispepsia ringan.
  1. Siwi Tjandrasuri, 1991. Fakultas farmasi UGM. Pembimbing : Dr. Suwijiyo Pramono, Apt. dan Dr. Ngatidjan, M. Sc.

Telah melakukan penelitian pengaruh ekstrak pisang batu terhadap ulkus lambung tikus karena salisilat. Hasil penelitian : ternyata ekstrak air, ekstrak alkohol dan fraksi air hasil fraksinasi ekstrak alkohol dengan metode prapilaksi dapat mencegah timbulnya ulkus lambung tikus yang disebabkan oleh aspirin, tetapi, akan tetapi tidak dapat mencegah timbulnya pendarahan pada lambung tikus. Ketiga ekstrak pisang batu dibandingkan dengan kontrol simetidina tidak berbeda dalam mencegah timbulnya ulkus lambung tikus yang disebabkan oleh aspirin. Ekstrak pisang batu dapat menurunkan volume sekresi getah lambung, akan tetapi tidak menaikan PH getah lambung.

Kesimpulan : tepung pisang batu dapat mencegah timbulnya tukak lambung.

baca juga khasiat dan manfaat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, belimbing manis, delima, jagung, jambu biji, jeruk nipis, kurma, dan mengkudu

Khasiat buah: Mengkudu

Khasiat dan Manfaat  Mengkudu  (Molinda Citrifolia)

Uraian Tanaman :

Pohon tinggi 4-8 m batang berkayu bulat kulit kasar, warna coklat kekuningan. Daun tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata panjang 10-40, lebar 5-17 cm, tulang daun menyirip, warna hijau. Bunga majemuk bentuk tongkol, bertangkai di ketiak daun, warna hijau kekuningan. Buah tongkol, permukaan tidak teratur, berdaging panjang 5-10 cm, berwarna hijau kekuningan. biji keras, segitiga, berwarna coklat kemerahan.

Bagian yang digunakan : buah, akar, daun, bunga dan kulit akar

Khasiat secara Tradisional :

  1. Menghilangkan hawa lembab pada tubuh, Meningkatkan kekuatan tulang.
  2. Peluruh kencing, Pembersih darah, Peluruh haid, Menghaluskan kulit, Obat batuk.
  3. Pencahar, Antiseptik, Obat cacing

Kandungan kimia :

  • Akar : Damnacanthal, asperulosida, morandadiol, morindon, morindin, soranjidiol, sterol, resin, antrakuinon, glikosida.
  • Buah : Minyak atsiri, Alkaloid (triterpenoid, proxeronine), polysaccharide, sterol, kumarin, scopoletin, acubin, alizarin, antrakuinon, asam benzoat, asam oleat, asam palmitat, glukosa, eugenol, hexanal, Vit C, A dan karoten
  • Bunga : glikosida antrakuinon, acasetin-7-O- beta-d (+)- glukopiranisida
  • Daun : Minyak atsiri, zat kapur, protein, zat besi, karoten, arginin, asam glutamat, tirosin, asam askorbat, asam ursolat, thiamin, antrakuinon.
  • Kulit akar : Morindin, morindon, morindanigrin, aligarin, d-methilether, soranjidiol, antrakuinon, chlororubin, rubiadin, monometil eter.

Efek farmakologi :

  • Minyak atsiri : bersifat anti bakteri, dan anti septik, mengurangi gerak usus yang kuat hingga mampu mencegah diare. Selain itu bisa meredam batuk dan anti kejang, anti septic, antiradang, menghambat perkembangan jamur hitoplasma capsulatum dan candida albicans.
  • Polysaccharide : anti kanker dan komponen anti bakteri
  • Karoten : antioksidan, antikanker, meningkatkan kekebalan tubuh
  • Vit A : berperan dalam berbagai fungsi faali tubuh, diantaranya menjaga kesehatan mata, menjaga kornea mata agar selalu sehat, mencegah buta senja, memelihara proses diferensiasi sel, menjaga fungsi kekebalan tubuh, termasuk meningkatkan imunitas tubuh, antibodi, antivirus, berperan dalam proses sintesis protein,berperan dalam proses reproduksi, serta mencegah kanker dan penyakit jantung, dapat pula, mempercepat penyembuhan luka, dan mempersingkat lamanya sakit campak, menyembuhkan influenza, dan inveksi lainya, merangsang fungsi kekebaan tubuh, menghambat oksidasi kolesterol yang menyumbat arteri, dsb
  • Vit C : meningkatkan imunitas, meremajakan dan meningkatkan produksi sel darah putih, mencegah penyakit gusi, melindungi arteri, anti oksidan, mencegah infeksi (sariawan), pembentukan tulang, mengaktifkan fungsi sel pernafasan, dan pembuluh darah
  • Alkaloid (triterpenoid, proxeronine) : zat organik yang berguna untuk menghasilkan xeronine untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur pembentukan protein
  • Acubin, alizarin, asperulosida, antrakuinon : anti bakteri
  • Terpenes : meningkatkan kesehatan
  • Scopoletin : mengikat seretonin (salah satu zat penting dalam butir-butir darah yang melapisi jalur pencernaan dan otak)
  • Damnacanthal : memperlambat dan melawan perkembangan sel

Dosis Pemakaian :

  • Dalam : 2-3 buah masak dijus/diparut, minum
  • Luar : buah masak diparut, air perasanya gunakan intuk kumur pada difteri atau radang amandel. Godokan buah, kulit batang atau akar untuk mencuci luka atau eksim. Daun diolesi minyak kelapa dan dilayukan diatas api, untuk diletakan di bagian badan yang sakit.

Ramuan dan takaran :

  1. Alergi : 2 buah mengkudu matang + 100 gr wortel, cuci potong seperlunya, lalu diblender dengan air secukupnya rebus hingga mendidih + madu secukupnya aduk rata minum selagi hangat
  2. Amandel : 1 buah mengkudu parut seduh dengan 100 ml air matang, saring ambil airnya + madu 1 sdt, gunakan untuk kumur sampai di pangkal tenggorokan, tidak mengapa bila tertelan.
  3. Anti kanker : 1-2 buah mengkudu matang cuci potong + 20 gr temu putih, blender dengan air secukupnya lalu rebus hingga mendidih + madu secukupnya kemudian minum.
  4. Asma : 1-2 buah mengkudu matang + 15 gr jahe, potong seperlunya, kemudian blender dengan air secukupnya dan rebus sampai mendidih + madu secukupnya, aduk rata, minum 2 x sehari
  5. Badan sakit sehabis melahirkan karena masuk angin : daun mengkudu yang besar diolesi minyak kelapa, lalu layukan diatas api, dalam keadan hangat ikatkan pada perut dan bagian pinggang yang sakit
  6. Batuk : 2-3 buah mengkudu matang + 10 gr kulit jeruk mandarin, cuci potong seperlunya blender dengan air secukupnya, lalu rebus hingga mendidih + madu secukupnya, aduk rata minum selagi hangat. Batuk : 2 buah mengkudu parut, seduh dengan 110 ml air matang, saring minum 1x sehari.
  7. Batuk rejan : 2 buah mengkudu matang + 1 buah belimbing manis + 10 gr jahe, cuci potong serlunya, dijus dengan air secukupnya lalu di minum.
  8. Beri-beri : 1-2 buah mengkudu matang + 20 gr kunyit, cuci potong seperlunya blender dengan air secukupnya, rebus hinga mendidih + madu secukupnya minum selagi hangat.
  9. Bronchitis : 3 buah mengkudu + 1 siung bawang putih + 15 gr jahe, cuci potong seperlunya, blender dengan air secukupnya rebus hingga mendidih + madu secukupnya, aduk rata minum.
  10. Cacingan : 2- 3 buah mengkudu matang cuci potong seperlunya, blender dengan air secukupnya rebus sampai mendidih + madu secukupnya, aduk rata minum.
  11. Cacar air : 1-2 buah mengkudu matang cuci bersih dan dijus + garam secukupnya, rebus sampai mendidih, minum selagi hangat.
Catatan :
  • Jus buah mengkudu jangan diberikan kepada orang yang menjalani diet rendah kalium (potasium). Jika jus buah mengkudu di minum penderita gagal ginjal kronik, jumlah kalium didalam darah akan meningkat.
  • Minum jus mengkudu pagi hari sewaktu perut masih kosong
  • Sebelum dan sesudah minum jus mengkudu minum air putih
  • Jangan mendampingi jus mengkudu dengan kopi atau teh
  • Untuk minum jus mengkudu malam hari, sesaat menjelang tidur
  • Minum Jus mengkudu bikin langsung minum, untuk menjaga khasiat
  • Untuk menghilangkan bau tambahkan madu
Penelitian :
  • Taruno, C.J. Soegiharjo, FX. Dirdjosudjono, dkk.

Bagian biologi FF, bagian farmakologi FKH dan bagian farmakologi FK UGM.

Melakukan penelitian : pengaruh infus kulit kayu mengkudu terhadap  kontraksi ileum kelinci terpisah. Hasilnya :

  • Menunjukan adanya efek penurunan tonus
  • Mempengaruhi efek yang ditimbulkan oleh larutan asetil kholina 0,1 %
  • Nikmawati, 1990

Jurusan farmasi FMIPA UNHAS

Melakukan penelitian pengaruh variasi konsentrasi ekstrak buah mengkudu terhadap fertilitas mencit betina. Hasilnya :

Menunjukan bahwa ekstrak perkolasi pada konsentrasi 10%, 20%, dan 40% b/v, serta ekstrak dari alat soxhlet pada konsentrasi 20%, dan 40% b/v memberikan efek terhadap fertilitas mencit betina.

  • Kijonggo Tikno Liman, 1991

Fakultas farmasi UBAYA

Melakukan penelitian pengaruh perasan buah mengkudu terhadap kadar glukosa darah kelinci dengan menggunakan uji toleransi glukosa oral. Hasilnya :

Perasan buah mengkudu mempunyai pengaruh hipolikemi terhadap kelinci setelah dua jam pemberian glukosa optimal pada dosis 1 ml dan 2 ml/kg bb, perasan buah mengkudu.

Baca juga khasiat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, belimbing manis, delima, jagung, jambu biji, jeruk nipis, dan kurma

Khasiat buah: Kurma

Khasiat dan Manfaat Buah Kurma (Phoenix Dactylifera)

Uraian tanaman:

Pohon kurma tumbuh didaerah gurun pasir yang panas, disekitar mata air (oasis). Sebagai warga famili Palmae, sosoknya mirip kelapa sawit, tetapi berumah dua. Artinya setiap satu tanaman mempunyai satu jenis kelamin, pohon jantan (hanya punya bunga jantan), pohon betina (hanya punya bunga betina), dan penduduk negri yang terletak di antara sungai (Tigris dan Eufrat) menamakan pohon kurma jantan dengan nama fahl dan yang betina dengan nama nakhl. Oleh karena itu butuh pohon jantan dan betina agar dapat menghasilkan buah. Dan hanya pohon betina yang berbuah lebat, setelah bunganya diserbuk oleh bunga jantan dari pohon jantan. 1 pohon jantan bisa menyerbuki 40-50 pohon betina.

Kurma mulai berbuah umur 3-5 tahun, dengan hasil awal 8-10 kg pertanaman, kemudian setelah umur 12 th, pohon kurma mulai berbuah sepenuhnya, 60-80 kg per pohon.

Pohon kurma oleh penduduk arab disebut nakhla karena setiap bagian tanamanya bermanfaat.

Asal-usul:

Pohon kurma termasuk tanaman paling tua yang dikenal oleh manusia.

Meskipun begitu mayoritas para ahli sejarah berselisih mengenai asal-usul kurma, sebagian mengatakan berasal dari sebelah barat India dan sebelah selatan Iran. Yang lain mengatakan habitat aslinya di Babel-Irak, dan yang lain lagi meyakini keberadaanya sejak lama di teluk Arab, berdasarkan pahatan-pahatan dari zaman Al-Sumari.

Banyak ahli arkeolog meyakini asal tanaman kurma dari Teluk Persia, tepatnya di daerah antara Sungai Nil dan Sungai Eufrat.

Namun menurut arkeolog Alphonse de Condolle, kurma sudah di temukan di Senegal (Afrika) pada zaman prasejarah, kemudian merambah ke sungai Indus di India Utara. Namun kemudian ditemukan pula bukti oleh pakar lain bahwa kurma sudah tumbuh di Pakistan sekitar 6000-4000 tahun SM di perbatasan India Utara, Iran dan Mesir. Pada zaman perunggu, sekitar 4000 tahun SM kurma mulai dibudidayakan dikawasan Eridu (Mesopotamia Bawah, sekarang wilayah Arab bagian timur). Belakangan ditemukan rekaman tertulis tentang kurma yang berasal dari tahun 2500 SM di Akadia dan Simeria. Atas jasa para musafir padang pasir, akhirnya kurma berkembang di Eropa. Dan bangsa Spanyol membawa ke Peru dan Amerika Serikat (California)

 

Jenis kurma:

Secara umum kurma dibagi menjadi 2 macam, yaitu: dry dates dan soft dates.

  1. Dry dates: biasanya dibiarkan di pohon sampai kering, dan baru di panen setelah siap dikonsumsi. Dan sering dipres menjadi bentuk kubus dengan berat tertentu sehingga sering pula disebut bread dates. Kurma kelompok ini buahnya keriput (karena di biarkan sampai kering di pohon) dan sangat berserat.
  2. Soft dates: harus di panen dini pada awal kematangannya, ketika warnanya masih terang. Setelah itu di peram dalam suhu 27-35 derajat Celcius. Pemeraman ini menjadikan kurma lebih manis dan berkurang kadar airnya, sehingga lebih awet

 

Jenis kurma yang populer di dunia:

Beberapa jenis kurma favorit pasar dunia: “Zahdi”, “Sayer”, “Khadrawi”, dan “Khastawi”.

  1. Zahdi: Jenis kurma yang banyak beredar di dunia, diperkirakan jumlahnya mencapai 43% kurma dunia. Jenis ini sehari-hari paling banyak dikonsumsi di timur tengah. Bentuknya cenderung bulat, warnanya coklat muda keemasan, kurang berkualitas, harganya murah.
  2. Sayer: memenuhi 23% pasar kurma dunia. Harganya mahal dan berkualitas. Warnanya coklat jingga gelap, banyak di ekspor ke Negara-negara eropa dan Oriental. Daging buahnya lembut, sangat manis, dan syrupy. Jika didiamkan lama, sirupnya akan merembes ke luar
  3. Khadrawi: memasok 6% pasar kurma dunia. Kualitasnya diakui dan harganya mahal, sangat disukai orang-orang Arab, dan merupakan sajian bergengsi terutama di Arab Saudi dan Irak. Buahnya berwarna sangat gelap, teksturnya lembut. Lebih mantap ketika disantap belum kelewat matang.
  4. Khastawi: agak sulit didapatkan, karena pasokanya sangat terbatas. Serupa dengan Sayer yang ini pun daging buahnya bertekstur lembut dan bersirup. Tahan disimpan lama sayangnya buahnya kecil.

 

Jenis kurma yang terdapat di wilayah Perkebunan kerajaan Saudi:

  1. Anbarah:
  • Daging: lunak
  • Ukuran: besar, diameternya antara 2,5-3 cm
  • Bentuk: kerucut panjang
  • Warna: merah
  • Distribusi: terbatas
  • Harga: mahal
  • Jenis: kurma Madinah Munawarah.
  1. Barhi:
  • Warna: kuning
  • Rasa: manis lezat
  • Bentuk: silinder pendek mendekati bulat
  • Ukuran: sedang
  • Hasil: satu pohon bisa mencapai 115 kg per tahun
  • Tersebar: di wilayah Riyadh dan Qoshim
  1. Barni:
  • Warna: kuning pada fase busr
  • Ukuran: besar, setengah kering
  • Jenis: kurma Madinah Munawaroh, ‘Alla, dan Bisyah
  • Digunakan dalam industri
  1. Daqlah nur:
  • Kurma setengah kering
  • Ukuran: ada yang sedang ada yang besar
  • Bentuk: oval panjang
  • Warna: merah marjan ketika telah sempurna tumbuh, dan berubah menjadi warna amber pada fase ruthob
  • Waktu kematangan: lambat
  • Pohon berbuah lebat, hasilnya berkisar antara 90 sampai 120 kg per tahun
  • Jenis: kurma langka
  1. Hulwah:
  • Warna: merah, enak dimakan pada fase busr
  • Tersebar: di daerah utara dan barat laut Arab Saudi
  1. Khidhri:
  • jenis: kurma yang banyak diperdagangkan
  • warna: hijau pekat pada fase tamr
  • ukuran: besar dan panjang
  • tersebar: di wilayah selatan dan barat daya kerajaan
  • sabut: sedikit
  1. Khanizi:
  • Warna: kemerah-merahan
  • Tersebar: di wilayah Qathif
  1. Khalas:
  • Warna: kuning seperti apricot pada fase busr, lalu berubah menjadi kuning sawo bercampur merah pada fase tamr
  • Rasa: sangat istimewa, biasa dimakan pada fase pertumbuhannya
  • Tersebar: disemua wilayah, khususnya syarqiyah.
  1. Maktumi:
  • Warna: kuning terang pada fase busr
  • Rasa: lezat, memiliki lapisan lilin yang sangat lembab
  • Tersebar: di wilayah Qoshim dan Riyadh
  1. Munifi:
  • Bentuk: oval
  • Warna: kuning
  • Berat: mencapai 20 gr
  • Di pasarkan pada fase setengah matang, matang pada bulan September, hasil pohonnya rendah tidak mencapai 70 kg per tahun
  • Terdapat: habitat aslinya adalah wilayah Riyadh, tetapi berhasil dikembangkan di Qoshim, dan sekarang mulai menyebar.
  1. Nabbut saif:
    • jenis: kurma berdaging empuk
    • warna: kuning pada fase busr, lalu berubah menjadi emas kemerah-merahan pada fase tamr
    • rasa: enak dimakan pada fase tamr
    • tersebar: di wilayah Riyadh
    • bentuk: oval tengahnya bergembung
    • ukuran: sedang
  2. Nabtah ali:
  • Ukuran: ada yang sedang ada yang besar, panjang 3,5 sampai 4,5 cm
  • Bentuk: oval panjang, punya kepala yang bias dikupas, diameter 2,5 sampai 3 cm
  • Warna: kuning pada fase pertumbuhan
  • Pohon berbuah lebat, hasil rata-rata satu pohon 95 kg per tahun
  • Terdapat: di wilayah Qoshim dan Wustha
  1. Razin:
  • Warna: kuning pada fase busr, lalu berubah menjadi keemasan paad fase tamr
  • Daging: lunak
  • Tersebar: di wilayah Syarqiah
  1. Rutan:
  • Ukuran: sedang
  • Bentuk: oval lebar, panjang 3,5 sampai 4 cm
  • Berat: 13-15 gr
  • Warna: kuning pada fase ruthob
  • Rasa: manis, enak dimakan pada fase busr, ruthob dan tamr
  • Bentuknya bisa terjaga untuk waktu yang lama tanpa ditimpa kerusakan
  1. Rasyudiyyh:
  • Jenis: kurma kering yang tumbuh baik di tanah pasir
  • Bentuk: silinder panjang
  • Panjang: 2,5 sampai 4 cm
  • Berat: 15 gr
  • Warna: kuning jeruk
  • Terdapat: diwilayah Wustho
  • Tidak dapat disimpan kecuali dalam beberapa kondisi, matang pada bulan agustus, hasil maksimal setiap pohon 200 kg per tahun
  1. Sukkari:
  • jenis: kurma yang bagus
  • warna: kuning,
  • ukuran: sedang, bagian tengahnya bergembung
  • dimakan: disemua fase pertumbuhanya
  • tersebar: di wilayah Qoshim
  • waktu pematanganya: tidak terlalu lama
  • cara pengawetan: di bekukan
  • tingkat kemanisan: tinggi
  • rasa: enak, istimewa, dan tulang lunak ketika telah menjadi tamr.
  1. Syaqra’:
    • jenis: kurma yang paling banyak diperdagangkan, karena produksinya besar
    • tersebar: di wilayah Qoshim,
    • warna: merah kekuning-kuningan, lalu berubah menjadi coklat pekat ketika telah menjadi tamr
    • harga: murah
    • waktu penyimpanan: lama.
  2. Shuqa’i:
  • Jenis: kurma yang terkenal
  • Daging: tebal
  • Bentuk: silinder
  • Warna: ujungnya kuning
  • Tersebar: di wilayah Riyadh
  1. Syisyi:
  • Warna: kuning cerah pada fase busr, lalu berubah menjadi keemasan menawan
  • Tersebar: di wilayah Wustha dan Syarqiah
  1. Syalabi:
  • Ukuran: besar, tulang lunak
  • Warna: kuning jeruk ketika pertumbuhannya telah sempurna
  • Harga: mahal
  • Jumlah: sedikit
  • Jenis: kurma Madinah Munawaroh
  1. Salj:
  • Warna: kuning ketika fase busr, dan coklat keemasan ketika fase tamr
  • Bentuk: silinder
  • Matang: pada permulaan musim
  • Rasa: manis
  • Terdapat: di Madinah Munawaroh dan Riyadh
  1. Sibakah:
  • Jenis: tidak banyak tersebar
  • Ukuran: besar
  • Berat: 19,35 sampai 19,62 gr
  • Bentuk: silinder tebal
  • Warna: kuning pada fase pertumbuhan, lalu berubah menjadi seperti warna amber atau coklat kehitam-hitaman pada fase ruthob
  • Kulit: tebal dan berkerut dengan jelas
  • Daging: memiliki serat yang sedikit
  • Rasa: manis agak sepat pada fase pertumbuhan
  • Hasil: banyak, bisa mencapai 145 kg per tahun
  1. Shafawi:
  • Jenis: istimewa di saudi
  • Terdapat: Madinah Munawarah dan Yanbu’
  • Ukuran: sedang
  • Bentuk: oval
  • Panjang: 3 – 3,9 cm
  • Diameter: 1,4 – 1,8 cm
  • Warna: merah
  • Rasa: sepat pada fase pertumbuhan, lalu berubah menjadi merah tua dan lezat
  • Bau: sedap pada fase tamr
  • Matang pada akhir musim
  • Digunakan: dalam produk kemasan dan diterima di pabrik-pabrik kurma
  1. ‘Usailah:
  • Jenis: kurma kering yang bagus ditanam di tanah pasir
  • Panjang: 3 – 5 cm
  • Berat: 20 g
  • Warna: kuning kecoklat-coklatan
  • Bentuk: silinder panjang menyerupai kurma Shuqa’I (digemari untuk di ekspor ke luar negeri)
  • Penyimpanan: tidak bisa di simpan dalam kondisi matang, tapi setengah matang
  • Matang: akhir bulan agustus
  • Hasil: berbuah lebat mencapai 200 kg pertahun
  • Terdapat: di wilayah Qosim dan tersebar di wilayah lain
  1. Dan yang paling istimewa adalah kurma ‘Ajwah:
  • Bentuk: oval
  • Warna: merah pada fase busr, lalu berubah menjadi merah tua
  • Jenis: terkenal di Madinah
  • Ukuran: pohonnya memiliki buah yang sedang
  • Pasar: berkembang pada musim haji

Bagian yang digunakan:

  • Seluruh bagian tanaman kurma bisa digunakan
  1. Buah dan pucuk daun bisa dimakan, dikeringkan atau digiling menjadi tepung
  2. Nirah atau getahnya bisa dibuat minuman
  3. Sabutnya ditenun
  4. Bijinya bisa dijadikan, makanan keledai atau onta

Kandungan kimia & Efek farmakologi:

  • Gula monosakarida mudah dicerna tubuh. Daya absorpsi gula kurma didalam tubuh cukup cepat, yaitu sekitar 45 – 60 menit bila di bandingkan absorbs pati pada nasi yang memerlukan waktu berjam-jam, makanya kurna dapat menyuplai energy secara cepat.
  • Protein: berfungsi sebagai bahan dasar pembentukan sel-sel dan jaringan tubuh, juga berperan dalam proses pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan
  • Lemak: sebagai komponen dari sel-sel saraf, membran selular, dan senyawa yang menyerupai hormon (prostaglandin). Juga sebagai proteksi dan terapi penyakit jantung serta kanker.
  • Serat: melancarkan BAB, menurunkan kolesterol, menetralkan racun.
  • Vit A: dapat mencegah buta senja, mempercepat penyembuhan luka, dan mempersingkat lamanya sakit campak, menjaga kesehatan mata, menjaga kornea mata, meningkatkan imunitas tubuh, antibodi, antivirus,
  • Vit C: dibutuhkan untuk pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut electron dari berbagai reaksi enzimatik, pemicu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, pemicu sistem kekebalan tubuh,
  • Vit C: untuk anti oksidan, membantu mencegah berbagai macam jenis kanker: kanker paru, kolon, kandung kemih, pancreas, payudara, juga mengurangi radikal bebas pemicu kanker.
  • Vit C dapat mengurangi resiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah, mengurangi resiko penyakit jantung, menghambat penuaan, memperbaharui sel darah putih
  • Vit C sangat sensual untuk membentuk sperma, kekurangan vit C pada pria dapat menghambat dalam memperoleh keturunan, perbaikan membutuhkan waktu satu bulan dengan meningkatkan vit C sebanyak 500 mg, kualitas dan kuantitas sperma serta aktifitasnya dapat ditingkatkan dengan mengkonsumsi vit C.
  • Vit C dapat mengurangi resiko pada perokok pasif. Resiko perokok pasif adalah kerusakan sel yang bias menyebabkan kanker atau penyakit pernafasan lain
  • Thiamin (Vit B1): berperan penting dalam metabolisme tubuh, khususnya menguraikan karbohidrat menjadi energy, dan agar fungsi syaraf tetap berfungsi, bermanfaat pada sistem saraf, oksidasi zat gizi, dan pelepasan energi
  • Riboflavin (Vit B2): sangat penting bagi perawatan sel dan energy untuk metabolisme, Vitamin ini juga sangat diperlukan untuk mempebaiki sel setelah terjadi luka
  • Niasin: mengurangi kolesterol dalam tubuh
  • Karbohidrat: sumber energi utama bagi tubuh. Zat ini berfungsi sebagai sumber energi untuk aktivitas otak, pembentukan sel darah merah dan sistem saraf, serta membantu dalam proses metabolisme protein dan lemak.
  • Vit D: merupakan Vit yang larut dalam air, juga dikenal memiliki fungsi hormon, Vit ini terbentuk pada kulit manusia dengan bantuan sinar ultraviolet yang bereaksi dengan kolesterol di dalam kulit
  • Vitamin E: berperan sebagai antioksidan yang dapat mengurangi pengaruh buruk dari radikal bebas, proses penuaan, dan karsinogen, juga berfungsi memelihara integritas membran sel, sintetis DNA, mencegah penyakit jantung koroner, mencegah keguguran dan seterilisasi, serta mencegah gangguan menstruasi.
  • Vit K: berperan dalam proses yang terjadi pada tubuh. Melalui riset terbaru vit K diketahui berperan sebagai anti penuaan yang lebih efektif dibandingkan vit E, vit K juga berperan dalam mencegah penyakit-penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, karena efeknya dapat mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh faktor-faktor seperti timbunan plak kalsium, beberapa penelitian juga menunjukan bahwa Vit K berperan dalam menangani kanker karena terbukti dapat bertindak sebagai racun dalam sel-sel kanker, tetapi tidak membahayakan sel-sel yang sehat.
  • Zat besi: berperan dalam pusat pengaturan molekul hemoglobin sel-sel darah merah, juga berperan dalam metabolisme energi, termasuk sintetis DNA oleh beberapa enzim, serta dalam kekebalan tubuh.
  • Magnesium: bertindak sebagai katalisator dalam reaksi-reaksi biologi di dalam tubuh, termasuk reaksi yang berkaitan dengan metabolisme energi, karbohidrat, lemak, protein, dan asam nukleat. Selain itu juga berperan dalam sintesis, degradasi, dan stabilitas bahan gen DNA.
  • Kalium: mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, membersihkan karbondioksida dalam darah, memicu kerja otot dan simpul saraf, memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh
  • Fosfor: untuk kesehatan gigi dan tulang
  • Natrium atau Sodium: menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, serta menjaga dan mengatur tekanan osmotik agar cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel (dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, natrium bekerja sama dengan kalium), juga berperan dalam transmisi saraf, konstraksi otot, absorpsi glukosa, dan sebagai alat angkut zat-zat gizi melalui membran sel
  • Klorin dan sulfur: adalah trace element yang berkhasiat detoksikan klorin alamiah menstimulir kerja hati untuk membuang racun tubuh dan sulfur melindungi hati dari terjadinya sirosis hati dan penyakit hati lainya.
  • Asam salisilat (bahan baku aspirin): mencegah bekuan darah, anti radang, dan menghilangkan rasa ngilu atau nyeri, juga dapat mengendalikan hipertensi dengan mengatur kadar prostaglandin yang berperan dalam proses tekanan darah, mencegah strok, dan serangan jantung.
  • Hormone potuchsin (pitosin): berperan mencegah pendarahan rahim melalui afak penciutan pembuluh darah

Ramuan dan takaran:

  1. ASI memperlancar: konsumsi buah kurma secukupnya setiap hari
  2. Asma: rebusan kurma minum 2x sehari
  3. Ambeien: makan kurma secara rutin setiap hari
  4. Alergi: makan kurma secukupnya, kurma + air secukupnya bikin pasta oleskan
  5. Antidepresi: pelepah daun kurma + gula, rebus minum 2x sehari
  6. Batuk: 50gram kurma + 50gram daun waru + 50gram anggur kering, rebus dengan 1000 cc air sampai mendidih, minum 3 x sehari
  7. Bisul: kurma secukupnya + margarine buat salep, oleskan
  8. Berat badan meningkatkan: makan kurma bersama dengan kacang/almon setiap hari
  9. Cacing penyebab disentri: makan kurma 7 butir setiap hari sebelum tidur
  10. Dada sesak: 50gram kurma + 50gram daun waru + 50gram anggur kering, rebus dengan 1000 cc air sampai mendidih, minum 3 x sehari
  11. Demam: kurma secukupnya + margarine buat salep, oleskan pada bagian yang sakit
  12. Dehidrasi pasca muntah dan diare: kurma + sedikit garam rebus minum
  13. Encok: minum kopi bubuk kurma 2x sehari
  14. Gangguan ginjal: 7 butir kurma rebus dengan 1 cangkir air minum 2x sehari selama 15 hari
  15. Gangguan hati dan ginjal: minum bubuk biji kurma 3x sehari
  16. Gangguan jantung: makan buah kurma secukupnya
  17. Gelisah pada anak: makan kurma 7 butir setiap hari
  18. Infeksi tenggorokan: 50gram kurma + 50gram daun waru + 50gram anggur kering, rebus dengan 1000 cc air sampai mendidih, minum 3 x sehari
  19. Menguatkan sehabis diare dan muntah: makan buah kurma secukupnya
  20. Meningkatkan gairah sexual: 7 butir kurma buang bijinya + susu + bubuk kayu manis, seduh dengan air minum.
  21. Meningkatkan daya tahan tubuh: makan buah kurma secukupnya
  22. Mencegah kanker: makan buah kurma secukupnya
  23. Mengobati sengatan beracun: bikin salep kurma oleskan
  24. Mengganti hilangnya kadar gula dalam darah saat berpuasa: rendam kurma dalam air selama 3 – 12jam, kemudian dimakan.
  25. Menguatkan otot rahim: konsumsi kurma secukupnya setiap hari
  26. Menurunkan kelebihan asam dalam perut dan darah: kurma campur dengan makanan, lalu dimakan
  27. Menguatkan otot jantung: 50gram kurma 50gram kacang + 15gram margarine, campur makan 1 sdm setiap hari habis sarapan, kemudian minum the chamomile.
  28. Memperlancar air seni memperbagus ginjal: makan kur ma setiap hari
  29. Penghilang rasa sakit: kurma secukupnya + margarine buat salep, oleskan pada bagian yang sakit
  30. Pertumbuhan bulu mata: biji kurma secukupnya bakar dan jadikan bubuk + celak dengan perbandingan 1:1, gunakan sebagai celak
  31. Pendarahan perut: pangkal pohon kurma + madu, makan setelah sarapan, kemudian minum the chamomile
  32. Radang selaput mata atau radang selaput ikat mata yang berat: biji kurma secukupnya bakar dan jadikan bubuk + celak dengan perbandingan 1:1, gunakan sebagai celak
  33. Rabun mata: konsumsi kurma dan cuci mata dengan rebusan air kurma setiap hari.

baca juga khasiat dan manfaat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, belimbing manis, delima, jagung, jambu biji, dan jeruk nipis

 

Khasiat Buah: Jeruk Nipis

Khasiat dan Manfaat Buah Jeruk Nipis     (Citrus aurantifolia)

 

Uraian tanaman :

Tanaman perdu, tinggi lebih kurang 3,5 meter. Batang berkayu, bulat, berduri, warna putih kehijauan. Daun majemuk, elip atau bulat telur, pangkal membulat, ujung tumpul, tepi bergerigi, panjang 2,5-9 cm, lebar  2-5 cm, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk atau tunggal, diameter  1,5-2,5 cm, mahkota  4,5 bulat telur atau lanset, warna putih. Buah buni, diameter 3,5-5 cm, buah muda warna hijau dan setelah tua warna kuning.

Pada asalnya konon tanaman ini berasal dari kepulauan Hindia Timur, dan di Indonesia tanaman ini dapat ditemukan pada ketinggian 1 – 1000m dpl.

Air buahnya biasa digunakan sebagai penyedap masakan, minuman penyegar, bahan pembuat asam sitrat, membersihkan karat pada logam, atau kulit yang kotor. Selain itu dapat digunakan sebagai obat tradisional maupun campuran jamu.

Bagian yang di gunakan : buah, daun, bunga, akar.

Kandungan dan manfaat :

  • Minyak atsiri : limonene, linalool, flavonoid : poncirin, hesperidine, rhoifolin, dan naringin. asam sitrat, hesperidin, auraqntiamarin. Buah masak mengandung : synephrine dan N-methyltyramine, kalsium, fosfor, besi, dan Vit A, B, dan C
  • Limonene : sebagai antioksidan, membantu melarutkan toksin dari hati dan ginjal.

 

Cara pemakaian :

  • Dalam : ½ – 2 atau 3 – 9gr buah jeruk nipis peras ambil airnya minum atau campur dengan herbal lain, atau 30 – 60 gr daun, bunga, akar, rebus lalu airnya minum
  • Luar : daun jeruk nipis haluskan atau buah peras ambil airnya, gosokan pada bagian tubuh yang sakit, seperti : demam pada anak, sakit perut, diare, sakit gigi, nyeri haid, kepala pusing, rematik, kurap, ketombe, jerawat, terkilir, mengecilkan perut, , mengecilkan pori-pori wajah, membersihkan lemak di kulit wajah, atau bias juga di gunakan untuk kumur bagi penderita sakit tengorokan atau abses tengorokan.

Ramuan dan takaran :

  1. Abses tenggorokan : air perasan 2 buah jeruk nipis tuang dalam gelas air garam, aduk rata, gunakan untuk kumur
  2. Amandel : 1 buah jeruk nipis peras ambil airnya + 1 ½ jari kunyit parut peras ambil airnya + madu secukupnya + ½ gelas air aduk rata saring, minum 2x sehari
  3. Ambeien : 2-4 potong akar jeruk nipis, rebus dengan 1 ½ liter air sampai mendidih sisakan 1 liter, kemudian saring, minum setiap sore hari secara teratur
  4. Anyang-anyangan : 2 buah jeruk nipis peras ambil airnya, tambah gula atau madu secukupnya, seduh dengan satu gelas air panas, aduk rata, minum sekaligus satu kali sehari.
  5. Asma : 1 buah jeruk nipis peras ambil airnya + 2 siung bawang merah parut + 1 butir telur ayam kampong + 1 sdt bubuk kopi + 1 potong gula batu, seduh dengan air panas secukupnya, aduk rata, saring, minum pagi habis sarapan
  6. Batuk : air jeruk nipis 1 sdm + kecap 1 sdm + madu 1 sdm, aduk rata, minum2x sehari, pagi-sore, tiap kali minum 1 ramuan. Lakukan selama 7 hari
  7. Batuk influenza : sebuah jeruk nipis masak potong peras airnya, seduh dengan 60 cc air panas + ½ sdt air kapur sirih aduk rata, minum 2x sehari 2 sdm
  8. Batuk karena angin : 5 sdm air jeruk nipis + 2 sdm minyak kayu putih + kapur sirih sebesar biji asam, campur semua bahan aduk rata, balurkan pada leher dada, dan punggung, lakukan 2-3x sehari.
  9. Bau badan : daun dan buah jeruk nipis secukupnya , daun sirih secukupnya rebus sampai mendidih. Gunakan untuk mandi.
Catatan :

herba ini tidak dianjurkan bagi mereka yang fisiknya lemah setelah sembuh dari sakit yang lama, kurang darah, kurang energy, dan ibu hamil sebaiknya hati hati dengan herba ini.

Penelitian :

Ratih Dyah Pertiwi, 1992. Fakultas Farmasi, UGM. Pembimbing : Dra. Wahyuningsih, Apt. dan Drs. B. Sudarto, SU. Apt. Telah melakukan penelitian efek antibakteri dan identifikasi minyak atsiri daun jeruk nipis. Dari hasil penelitian tersebut tenyata minyak atsiri daun jeruk nipis mempunyai aktifitas menghambat terhadap pertumbuhan Stephylococcus aureus pada kadar 20%, 40%, dan 80% terhadap Escherichia coli pada kadar 40% dan 80%.

Baca juga khasiat dan manfaat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, belimbing manis, delima, jagung, dan jambu biji

Khasiat Buah: Jambu Biji

Khasiat dan Manfaat Jambu Biji     (Psidium Guajava)

 

Uraian tanaman jambu biji:

Tanaman perdu, tinggi 5-10 meter. Batang berkayu, bulat, kulit kayu licin, mengelupas bercabang, warna coklat kehijauan. Daun tunggal, bulat telur, ujung tumpul, pangkal membulat tepi rata, panjang 6-14 cm, lebar 3-6 cm, pertulangan menyirip, warna hijau kekuningan. Buah tunggal di ketiak daun, mahkota bulat telur, panjang 1.5 cm, warna putih kekuningan. Buah buni, bulat telur warna putih kekuningan. Masak pada musim panas.

Bagian yang digunakan: daun dan buah

 

Kandungan kimiawi & Efek farmakologi:

  • Zat-zat fitokimia: mempercepat penyembuhan penyakit flu, radang tenggorokan, dan sesak napas
  • Karotenoid: daging buah jambu biji khususnya buah jambu biji merah mengandung sekitar 19 jenis senyawa karotenoid, salah satu diantaranya adalah beta karotin. Beta karotinnya merupakan anti oksidan yang menjaga kesehatan dan menghambat proses penuaan, dan juga dapat mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker serta melindungi asam lemak tidak jenuh ganda dari proses oksidasi dan jika tubuh perlu vitamin A maka beta karotin di hati akan diubah menjadi vitamin A.
  • Polifenol: komponen polifenolnya terekstrak dari bagian daging buah dan kulit buah jambu, jumlahnya berkisar antara 2,62-7,79 %. Kemampuan antioksidatif komponen polifenol dalam buah jambu biji sangat baik, dengan demikian jambu biji sangat baik dijadikan sebagai sumber antioksidan alami
  • Flavonoid: hasil penelitian menyatakan kandungan flavonoid pada jambu biji termasuk tinggi, sehingga mampu digunakan sebagai anti radang, antialergi, antivirus, dan anti kanker
Daun:
  • Air rebusan daun jambu: menghambat perkembang biakan bakteri staphylococcus penyebab diare, mengurangi kontraksi usus halus sehingga mencegah hasrat BAB yang terus menerus
  • Minyak atsiri: mengurangi gerak usus yang kuat hingga mampu mencegah diare. Selain itu bisa meredam batuk dan anti kejang
  • Resin: minyak esensial berkhasiat antiseptic, antifungal, antiinflamasi, antialergi
  • Tannin: menyembuhkan luka, terbuka dan borok, menyembuhkan sariawan, mengandung zat epigallocatechin galat, yang mampu mencegah kanker lambung dan kerongkongan

 

Buah:
  • Air rebusan buah muda: mengendalikan kadar gula darah bagi penderita diabetes, menyenbuhkan diare
  • Asam amino (triptofan, lisin): menurunkan tekanan darah, membangun sel pertahanan tubuh, mereparasi kerusakan sel.
  • Pectin: menurunkan kadar kolesterol (melalui mekanisme pengikat kolesterol dan asam empedu yang kemudian mendorong dan mengeluarkannya dari saluran pencernaan
  • Kalsium: mengisi kepadatan tulang, berperan dalam pembentukan gigi, membantu pembekuan darah, transmisi saraf, stimulasi otot, stabilitas asam basa (pH) darah, dan mempertahankan keseimbangan air.
  • Fosfor: untuk kesehatan gigi dan tulang
  • Besi: untuk pembentukan butir darah merah dan berperan dalam pusat pengaturan molekul hemoglobin sel-sel darah merah, juga berperan dalam metabolisme energi, termasuk sintetis DNA oleh beberapa enzim, serta dalam kekebalan tubuh.
  • Mangan: untuk menjaga sistem saraf pusat agar berfungsi normal, dan dapat membantu memperbaiki daya ingat
  • Magnesium: bertindak sebagai katalisator dalam reaksi-reaksi biologi di dalam tubuh, termasuk reaksi yang berkaitan dengan metabolisme energi, karbohidrat, lemak, protein, dan asam nukleat. Selain itu juga berperan dalam sintesis, degradasi, dan stabilitas bahan gen DNA.
  • Vitamin A: menjaga kesehatan mata, memelihara proses diferensiasi sel, menjaga fungsi kekebalan tubuh, berperan dalam proses sintesis protein, berperan dalam proses reproduksi, serta mencegah kanker dan penyakit jantung, merangsang fungsi kekebaan tubuh, menghambat oksidasi kolesterol yang menyumbat arteri, dsb
  • Vitamin B1: berperan dalam oksidasi zat gizi, dan pelepasan energy dalam tubuh, juga merupakan bagian dari system enzim yang terlibat daalm metabolisme karbohidrat, disamping itu juga berperan dalam menormalkan fungsi saraf, otot, dan jantung
  • Vitamin C: meningkatkan imunitas, meremajakan dan meningkatkan produksi sel darah putih, mencegah penyakit gusi, melindungi arteri, dsb. Saat menjelang matang kandungan vitamin C pada buah jambu biji 3-6 x lebih tinggi dari jeruk. Juga kaya kandungan serat yang larut dalam air, terutama di bagian kulitnya sehingga dapat mengganggu penyerapan glukosa dan lemak yang berasal dari makanan dan membuangnya keluar tubuh.

 

Dosis pemakaian:
  • Dalam :15 – 30gram daun segar, atau 2,5 – 4,5gram daun kering, lalu rebus airnya diminum.
  • Luar: rebus daun segar secukupnya, gunakan air rebusanya untuk mencuci luka dan liang senggama (pada keputihan), cara lain: giling daun segar sampai halus, lalu bubuhkan pada luka berdarah akibat kecelakaan dan benda tajam atau borok disekitar tulang.

 

Ramuan dan takaran:

  1. Asma: Daun jambu biji kering 1 sdt, Madu 3 sdm, Air1 gelas. Seduh daun jambu biji kering dengan air hangat, lalu ditambah dengan madu aduk rata. Minum ramuan tersebut 3x sehari masing-masing 1 gelas.
  2. Beser: 3 pucuk daun jambu biji, dilalap dengan sedikit garam dan sedikit lada, dimakan setiap siang dan malam selama 2 hari.
  3. Bronkhitis: Daun jambu biji kering 1 sdt, Madu3 sdm, Air1 gelas. Seduh daun jambu biji kering dengan air hangat, lalu ditambah dengan madu aduk rata. Minum ramuan tersebut 3x sehari masing-masing 1 gelas.
  4. Demam berdarah: 1 buah jambu biji merah matang diblender dengan air panas secukupnya lalu minum selagi hangat
  5. Epilepsi: Bubuk buah jambu biji kering 1 sdt, air1 gelas. Seduh bubuk buah jambu biji dengan air panas. Minum ramuan tersebut 3 x sehari
  6. Wasir disertai pendarahan nyeri: Buah jambu biji segar/kering 500gram/250gram. Air secukupnya. Rebus bahan sampai menjadi kental. Cuci bagian yang sakit 2-3 x sehari

 

Catatan:

  • Jambu biji susu ada 2: yang daging buahnya merah dan yang daging buahnya putih
  • Untuk mengobati penyakit tertentu, lebih disukai jambu biji merah
  • Saat ini buah jambu biji digunakan oleh masyarakat untuk meningkatkan jumlah trombosit pada penderita demam berdarah. Kemungkinan besar hal ini disebabkan buah jambu biji berkhasiat untuk mengatasi hemostatis, antiradang, dan antioksidan, sehingga dapat menghentikan proses agregasi (penggumpalan) trombosit dan pendarahan yang terjadi sebelumnya, seperti mimisan, perdarahan kulit, dan berak darah. Walhasil, jumlah trombosit cepat meningkat disertai perbaikan kualitas trombosit yang baru terbentuk sehingga dapat berfungsi kembali secara normal.
  • Buah jambu biji telah digunakan oleh maysarakat Untuk meningkatkan jumlah trombosit pada penderita demam berdarah. Kemungkinan besar hal ini disebabkan buah jambu biji berkhasiat untuk mengatasi hemostatis, antiradang, dan antioksidan, sehingga dapat menghentikan proses agregasi (penggumpalan) trombosit dan pendarahan yang terjadi sebelumnya, seperti mimisan, perdarahan kulit, dan berak darah. Alhasil jumlah trombosit cepat meningkat disertai perbaikan kualitas trombosit yang baru terbentuk sehingga dpat berfungsi kembali secara normal
  • Jambu biji dan demam berdarah: benarkah jambu biji merah bisa mengobati demam berdarah (DB)? Serangan virus DB menyebabkan jumlah trombosit darah merosot drastis. Akibat cairan plasma darah merembes keluar pembuluh darah, sehingga tekanan darah penderita menurun tak terkendali, dan penderita bisa mengalami shock. Untuk menanggulanginya, perlu pemberian cairan pengganti plasma. Cara yang banyak ditempuh jika penderita berada di rumah adalah dengan memberikan jus jambu biji merah.

Jadi jus jambu biji dimaksudkan untuk membantu menormalkan kembali kekurangan cairan plasma, bukan menyembuhkan penyakitnya. Hanya kebetulan saja bahwa jambu biji kaya akan vitamin C yang berperan memulihkan fungsi ketahanan tubuh.

Untuk memulihkan merosotnya cairan plasma, jus buah apapun bisa diberikan kepada penderita DB, karena umumnya kadar air pada buah cukup tinggi, sekitar 80% – 90%.

Kesimpulan: jus buah boleh saja diberikan kepada penderita DB, tetapi sebaiknya hanya sebagai pendamping pengobatan dokter/pengobat

 

Cara memilih jambu biji:

  • Buah besar
  • Daging tebal dan lunak
  • Rasanya manis
  • Bijinya manis atau sama sekali tidak berbiji

Ciri-ciri ini biasanya hanya terdapat pada jambu bangkok

Komposisi unsur gizi jambu biji

  • Komposisi unsur gizi per 100gram:

Energi                          49                    kalori

Protein                         0,9                   g

Lemak                         0,3                   g

Karbohidrat                 13,3                 g

Kalsium                       14,0                 g

Fosfor                          28,0                 mg

Zat besi                        1,1                   SI

Vit A                           25                    mg

Vit B1                         87                    mg

Vit C                           87                    mg

Serat                            4,1                   mg

Air                               80-90               g

Sumber: Direktorat Gizi Depkes RI (1992)

Hasil penelitian:

  • Imam Subagyo, Wahyo Dyiatmiko, dan Abdulkarim, UNAIR, 1981)

Secara in vitro infus daun jambu biji, dengan bermacam-macam kepekatan menunjukan perbedaan yang nyata pada diameter darah hambatan pertumbuhan kuman Shigella flexneri dan Shigella sonnei, sebagai penyebab disentri basiler.

  • Aznan Lelo, Yuneldi Anwar, M.Iskandar Lubis, Bagian farmakologi, FK USU dan jurusan farmasi, FMIPA USU.

Telah melakukan penelitian efek infus daun jambu biji dalam mencegah asfiksia (bebang nafas: keadaan yang timbul karena kekurangan oksigen dalam udara pernafasan, sehingga tampak tanda-tanda permulaan terhentinya atau terhentinya kehidupan).

  • Menurut penelitian telah berhasil diisolasi suatu zat flavonoid dari daun jambu biji yang dapat memperlambat penggandaan (replikasi) HIV penyebab penyakit AIDS, dengan cara menghambat pengeluaran enzyme reversed transcriptase yang dapat merubah RNA dari virus menjadi DNA di dalam tubuh manusia.

Baca juga khasiat dan manfaat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, belimbing manis, delima dan jagung

Khasiat Buah: Jagung

Khasiat dan Manfaat Jagung     (Zea Mays)

Uraian Tanaman Jagung: Tanaman jenis rumput ini merupakan tanaman semusim. Habitus berumpun, tegak, tinggi sekitar 1,5 meter. Batang bulat masif, tidak bercabang, pangkal batang berakar, warna kuning atau jingga. Daun tunggal, berpelepah, bentuk bulat panjang, ujung runcing, tepi rata, panjang sekitar 35-100cm, lebar 3–12cm, warna hijau. Bunga majemuk, berumah satu, bunga jantan dan betina, bentuk bulir, terletak diujung batang dan di ketiak daun, benang sari warna ungu, bakal buah bulat telor, warna putih. Buah bentuk tongkol, panjang 8 – 20cm, warna hijau kekuningan. Biji bulat warna kuning atau putih. Akar serabut, warna putih kotor.

Jagung berasal dari Amerika. Bahan pangan ini ditanam pada daerah kering dari dataran rendah sampai 2000 m dpl.

Bagian yang digunakan: seluruh tanaman ini berkhasiat obat, mulai dari biji, rambut, tongkol, akar hingga daun. Penyakit batu ginjal dapat diatasi dengan minuman rebusan tongkol jagung setiap hari, tentunya dalam waktu lama. Adapun biji jagung tua yang sudah di sangrai hingga retak-retak dan renyah yang dimakan setiap hari berguna untuk ibu hamil sebagai pelancar keluarnya ASI.

Kandungan kimia:

  • Rambut: Saponin, zat samak, flavon, minyak atsiri, minyak lemak, alantoin, dan zat pahit, potassium nitrat, vit. K, alpha-tocopheryl quinone, B-sitosterol, stigmasterol, yushushu acid dan volatile alkaloid.
  • Bunga: stigmasterol
  • Biji: gula, zeaksantin, protein, asam maizenik, asam heksafosfor, vit.B1, B2, B6. Alkaloida, saponin, flavonoid, dan polifenol.
  • Minyak jagung: linoleic acid 50 %, oleic acid 37 %, palmitic acid 10 %, dan stearic acid 3%.

Kandungan Gizi dan Fitonutrien:

  • Asam lemak
  • Karatenoid (Pro vit A), Vit B1, B2, niasin, dan asam folat.
  • Mineral besi, magnesium, kalium/potasium, kalium, fosfor, dan kalium.
  • Serat

Manfaat : Membangun otot dan tulang. Baik untuk otak dan system syaraf. Mencegah konstipasi. Menurunkan resiko kanker dan jantung. Mencergah gigi berlubang.

Khasiat : rambut dan tongkolnya bermanfaat untuk mengatasi infeksi ginjal, radang ginjal, batu ginjal, infeksi saluran kemih, mengatasi susah BAK, dan bengkak. Baik untuk penderita kencing manis, batu empedu, radang empedu dan hepatitis. Bijinya berkhasiat untuk memperbanyak ASI, obat batu ginjal, obat demam nifas, obat jantung dan peluruh kemih.

Kandungan dan Manfaat:

  • Kalium pada rambut dan tongkol muda: diuretic
  • Thiaminnya: mengeringkan luka (seperti luka cacar air)
  • Fosfornya: baik untuk tulang dan gigi

Bagian yang digunakan: Rambut jagung, tongkol, akar dan daun.

Dosis Pemakaian:

  1. Pemakaian dalam:
  • Tongkol: 25 – 30 gr segar atau 9 – 12 gr kering, rebus lalu minum rebusannya
  • Rambut: 50 – 150 gr, rebus lalu minum rebusannya
  • Tongkol dan rambut direbus atau dibakar dijadikan bubuk
  • Daun: direbus sebagai teh.
  • Akar: 60 -240 gr direbus.
  1. Pemakaian luar:
  • Rambut diisap asapnya.
  • Tongkol jagung dibakar jadi abu dan dibubuhkan di tempat yang sakit.

 

Ramuan dan takaran:

  1. ASI melancarkan: beberapa biji jagung tua disangrai sampai meretak dan garing lalu dimakan, atau makan jagung rebus.
  2. Batu empedu: 5 tongkol jagung muda + rambutnya rebus dengan 1 ltr air sisa ½ ltr,saring bagi 3 minum 3x sehari.
  3. Batu ginjal: 4 tongkol jagung muda + 1ggm rambutnya,rebus dengan 1 ltr air. rebus hingga tersisa ½ ltr lalu saring. Bagi 3, minum 3x sehari ulangi selama 14 hari.
  4. Radang ginjal: 15 tongkol jagung muda + rambutnya rebus dengan 3 gls air sisa 2 ¼ gls dingin airnya diminum, jagungnya di makan 3x sehari
  5. Radang dan batu ginjal: daun jagung minum sebagai rebusan teh

 

Catatan :

  • Jagung meningkatkan kerja ginjal,sehingga banyak terbentuk air kemih
  • Sudah dibuat paten berupa tablet dan extrak cair rambut jagung

 

P e n e l i t i a n :

  • Sukesri Hardianto, 1989. Fakultas farmasi UGM. Pembimbing : Dr. Ediati S. Apt. dan DR. Sasmito.

Telah melakukan penelitian pengaruh infuse tongkol jagung muda terhadap daya larut batu ginjal kalsium secara invitro. Dari hasil penelitian tersebut , ternyata :

  1. Adanya pengaruh antara kadar infuse dan kadar kalium yang terlarut dalam larutan
  2. Batu ginjal kalsium mempunyai daya larut paling besar dalam infuse tongkol jagung muda dengan kadar 5%. Pada kadar infuse yang lebih tinggi daya larut nya mengalami penurunan.

baca juga khasiat dan manfaat buah: alpukat,anggur,apel,asam jawa,belimbing manis,delima.

Khasiat Buah: Delima

Khasiat dan Manfaat Buah Delima (Punica Granatum)

 

Uraian tanaman:

Delima merupakan tumbuhan asli Persia dan Himalaya di India selatan (timur tengah), yang tersebar di Indonesia. Tanaman perdu tinggi 2-5 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, batang muda berwarna coklat, setelah tua berwarna hijau kotor. Daun tunggal, bentuk lanset, panjang 1-8 cm, lebar 5-15 mm, bertulang menyirip, warna hijau. Bunga tunggal diujung cabang, mahkota membulat warna merah atau kuning. Buah buni, bulat, diameter 5-12 cm, warna hijau kekuningan.

Buah delima berkulit tebal dan bagian dalamnya terdapat membrane tipis yang rasanya pahit dan asam. Di dalamnya ada biji-biji berbentuk segitiga dan tak teratur. Setiap biji memiliki lapisan yang terdiri dari daging buah mengandung cairan kental warna jernih (kulit luar bijinya) yang rasanya manis atau manis asam.

Bagian yang digunakan: kulit buah, dan dan buah

Kandungan kimia:

  • Kulit buah: alkaloid, triterpenoid, glukosida, estron, lendir, tannin, granatin, betulic acid, ursolic acid, isoquersetrin, elligatanin, resin, kalsium, oksalat dan pati.
  • Daun: alkaloid, tannin, kalsium oksalat, lemak, sulfur, peroksidase.
  • Buah: tannin, karbohidrat, asam maleik, asam sitrat, protein, Vitamin C, lemak dan sebagainya.
  • Jus buah: asam sitrat, asam malat, glukosa, fruktosa, maltosa, Vitamin A dan C, mineral (kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, natrium dan kalium), dan tannin.

Efek farmakologi dan hasil Penelitian:

  1. Kulit akar: peluruh cacing usus
  2. Kulit buah: menghambat pertumbuhan basil typhoid, mengendalikan penyebaran infeksi, virus polio, virus herpes simpleks, virus HIV
  • Alkaloid pelletierine: sangat beracun dan melumpuhkan cacing pita, cacing gelang, dan cacing kremi kemudian melepaskan peganganya dari dinding usus, sehingga terbawa bersama tinja keluar dari tubuh
  • Flavonoid (golongan polifenol): rasanya kesat, antioksidan (melawan sel kanker)
  • Asam malat: memperlancar metabolisme karbohidrat
  • Kalium: mencegah hipertensi, membantu mengaktivasi reaksi enzim.
  • Tannin: astringen (yaitu menyusutkan selaput lender usus sehingga pengeluaran cairan diare berkurang. Aktif melawan bakteri dan virus penyebab penyakit cacar. juga sebagai anti diabet, mencegah penyakit jantung dan darah tinggi
  • Fitosterol: menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit jantung, mencegah kanker, membentuk permeabilitas kulit, menjaga kelembaban kulit, meningkatkan metabolisme kulit, mencegah inflamasi pada kulit, mencegah penuan kulit, membantu meningkatkan pertumbuhan rambut, antioksidan, menjaga keseimbangan gula darah.
  • Polifenol (dalam satu gelas jus delima): melumpuhkan sel kanker, memulihkan dinding arteri dari proses pengerasan. Bijinya juga mengandung polifenol maka membuat jus delima sebaiknya bersama bijinya.

Cara Pemakaian:

  1. Dalam:
  • rebus kulit akar atau kulit kayu kering 7 gr
  • rebus kulit buah 10-15gr
  • makan buahnya atau dibuat jus 1 buah, bisa di campur jus wortel
  1. Luar:
  • Rebus kulit buah atau kulit akar, setelah dingin gunakan airnya untuk kumur pada radang gusi, sakit tenggorokan, luka tersiram air panas, infeksi jamur kaki.
  • Semprotkan ke liang vagina pada keputihan.
  • Gunakan jus buah delima untuk kumur pada sariawan, radang gusi, gigi berlubang,
  • Gunakan sebagai obat kompres pada wasir yang sedang meradang

Dosis Pemakaian:

  1. Batuk sudah lama: 1 buah delima yang belum masak. Setiap malam sebelum tidur, kunyah daging buahnya, buang bijinya.
  2. Cacingan: Rebus kulit delima kering + serbuk biji pinang masing-masing 15gr dengan 3 gls air bersih didihkan perlahan selama 1 jam, dinginkan kemudian saring. Minum sekaligus sebelum makan pagi.
  3. Disentri: 5g delima putih segar + 2 jari temu giring + 6g daun jambu biji segar rebus dengan air 110ml, sampai mendidih, minum 1x sehari 100ml, ulangi selama 7 hari
  4. Keputihan: 5g kulit buah delima putih segar + 6g daun beluntas segar + 5g herba tapak liman + majakan 1g, rebus dengan air 110ml, sampai mendidih, minum 1x sehari, ulangi selama 7 hari
  5. Lemah syahwat: 2 buah delima sama besarnya + 15g biji kucai + 15g biji merica + 2 sdt bubuk adas + 2 sdt bubuk pulosari + sedikit garam dan gula, rebus dengan 2 gls air hingga mengental dinginkan minum
  6. Menurunkan berat badan: 2 buah delima muda ambil isinya, tumbuk halus + ½ cangkir air masak dan sedikit garam, remas sampai rata, saring dengan kain, minum sekaligus lakukan setiap hari sampai tampak hasilnya.

Catatan:

  • Di Indonesia delima dikelompokan dalam 3 jenis: delima merah rasanya lebih manis dan segar, delima putih rasanya sepat dan kesat kurang manis tapi banyak digunakan sebagai obat, delima hitam sangat langka, tetapi konon lebih bagus dari delima putih
  • Taninnya: menyebabkan mual dan muntah
  • Alkaloidnya yaitu tanat: menimbulkan gejala keracunan ringan seperti pusing, vertigo, Penglihatan kabur, rasa lemas dan kram di tungkai bawah, gemetar dsb.
  • Pemakaian dalam dosis tinggi: menyebabkan pupil melebar, penglihatan menyempit, sakit kepala, vertigo, mual, diare, rasa lemah yang berat, kadang kejang.
  • Pemakaian dengan kulit buah dan kulit batang pohon untuk pengobatan harus dilakukan dibawah pengawasan seorang ahli
  • Orang kuno berangapan delima lambang kesuburan
  • Berdasarkan penelitian Dr.A.O. Prakas bahwa kulit buah delima dapat menghalangi terjadinya kehamilan 70-90 % atau mengurangi kesuburan. Maka waspada bagi ibu hamil
  • Wanita hamil dan anak-anak jangan menggunakan tunbuhan ini
  • Sebaiknya sebelum minum puasa dulu 12 jam
  • Karena ada kandungan racun terutama yang terdapat pada kulit kayu dan kulit akar, untuk pengobatan harus dilakukan dibawah pengawasan dari seorang herbalis berpengalaman.

 

Penelitian:

  • Benny Hartanto, J.R. Wattimena, dan Elin Yulinah

Jurusan farmasi, FMIPA ITB.

Penelitian efek kulit buah delima putih sebagai obat anti diare pada marmot, hasilnya ternyata mampu mencegah diare, yang disebabkan oleh minyak jarak, serta punya efek anti bakteri terhadap E-coli, shigella disentriae, dan salmonella paratypha

  • Sri Indrarini, 1991.

Jurusan farmasi, FMIPA UNPAD.

Pembimbing: Drs. Zaenal Alim dan Dra. MarlineAbdassah, M.S

Melakukan penelitian daya anti mikroba dari kulit buah delima terhadap jamur candida albicans, E-coli

  • Elita Rahmah, 1991.

Jurusan farmasi, FMIPA USU

Melakukan penelitian efek antelmintik sari kulit batang delima putih dan sari daun papaya,dan berkhasiat

Table komposisi Gizi per 100 gram buah delima

Kandungan Gizi                                                           Nilai Gizi

Air                                                                                   80,97 g

Energi                                                                             68 kkal

Protein                                                                           0,95 g

Lemak                                                                           0,3 g

Karbohidrat                                                                 17,17 g

Serat pangan                                                                0,6 g

Kalsium                                                                         3 mg

Besi                                                                                0,3 mg

Magnesium                                                                   3 mg

Fosfor                                                                            8 mg

Kalium                                                                           259 mg

Natrium                                                                         3 mg

Seng                                                                               0,12 mg

Tembaga                                                                       0,07 mg

Selenium                                                                       0,6 mg

Vitamin C                                                                     6,1 mg

Tiamin                                                                           0,03 mg

Riboflavin                                                                     0,03 mg

Niasin                                                                             0,3 mg

Asam pantotenat                                                         0,596 mg

Vitamin B6                                                                   0,105 mg

Asam folat                                                                    6 mkg

Vitamin A                                                                     170 IU

Fitosterol                                                                       17 mg

Baca juga khasiat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, dan belimbing manis

Khasiat Buah: Asam Jawa

Khasiat dan Manfaat Asam Jawa (Tamarindus Indica L.)

Uraian tanaman:

Ditanam sebagai tanaman perindang ditepi jalan. Tanaman berupa pohon, tinggi dapat mencapai 20 meter. Batang berkayu dan bercabang-cabang. Daun mejemuk menyirip genap. Setiap daun terdiri lebih dari 10 pasang anak daun, yang duduk berhadapan. Tiap anak daun berbentuk bulat telur, warna hijau. Perbungaan berbentuk tandan, keluar dari ketiak daun atau ujung percabangan, setiap tandan terdiri atas beberapa bunga berwarna kuning. Bunga polong, warna kulit coklat, daging buah warna kuning sampai coklat kekuningan. Asam berbuah sepanjang tahun.

Kandungan kimiawi & Efek farmakologi:

  • Asam tartrat, Asam malat, Asam sitrat, Asam suksinat,  Asam asetat: memperlancar BAB, memperlancar peredaran darah, mendinginkan
  • Pektin: menurunkan kolesterol melalui mekanisme pengikatan kolesterol dan asam empedu kemudian mendorong dan mengeluarkannya dari saluran pencernaan.
  • Flavonoid: memperlancar BAB, penghilang rasa sakit, antiradang, dan membantu pengeluaran keringat
  • Tanin : antiseptik
  • Pro vitamin A: merupakan anti oksidan yang menjaga kesehatan dan menghambat proses penuaan. Juga dapat mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker serta melindungi asam lemak tidak jenuh ganda dari proses oksidasi. Jika tubuh perlu vitamin.A maka pro vitamin A/beta karotin di hati akan diubah menjadi vitamin.A
  • Vitamin C: dibutuhkan untuk pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang). Pengangkut lemak, pengangkut electron dari berbagai reaksi enzimatik, pemicu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, pemicu sistem kekebalan tubuh
  • Vitamin C untuk anti oksidan, membantu mencegah berbagai macam jenis kanker : kanker paru, kolon, kandung kemih, pancreas, payudara, juga mengurangi radikal bebas pemicu kanker.
  • Vitamin C: dapat mengurangi resiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah, mengurangi resiko penyakit jantung, menghambat penuaan, memperbaharui sel darah putih
  • Vitamin C: sangat sensual untuk membentuk sperma, kekurangan vitamin C pada pria dapat menghambat dalam memperoleh keturunan, perbaikan membutuhkan waktu satu bulan dengan meningkatkan vitamin C sebanyak 500 mg,kualitas dan kuantitas sperma serta aktifitasnya dapat ditingkatkan dengan mengkonsumsi vitamin C.
  • Vitamin C: dapat mengurangi resiko pada perokok pasif. Resiko perokok pasif adalah kerusakan sel yang bias menyebabkan kanker atau penyakit pernafasan lain
  • Kalsium: mengisi kepadatan tulang, pembentukan gigi, membentuk bekuan darah, transmisi saraf, stabilitas asam-basa (pH) darah, dan mempertahankan keseimbangan air.
  • Kalium/potasium: memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit serta keseimbangan asam basa di dalam tubuh, juga berperan dalam transmisi saraf dan relaksasi otot serta sebagai katalisator dalam banyak reaksi biologik, terutama dalam metabolisme energi, sintetis glikogen, dan protein.

Dosis pemakaian:

  • Dalam: 15-30 gram rebus buah matang tanpa biji
  • Luar: daun, biji, atau buah asam, rebus gunakan hasil rebusan untuk membasuh luka. Atau daun yang muda giling halus atau di jadikan bubuk borehkan pada tempat yang sakit: borok, sakit pinggang, dan linu persendian

Ramuan dan takaran :

  1. Asma: 2 potong kulit pohon asam jawa + 1sdt adas + 1 jari kayu pulosari, rebus dengan 1000cc air sisa 2 gelas air, saring minum 2x sehari.
  2. Batuk kering: 2 gelas daun asam + 2 gelas daun saga + 5cm kayu manis cina, cuci rebus dengan 3 gelas air. Minum siang hari sebagai pengganti air minum biasa, ulangi sampai beberapa hari.
  3. Bengkak persendian: daun asam segar secukupnya cuci tumbuk sampai jadi seperti bubur, lalu borehkan ditempat yang sakit.
  4. Bengkak terpukul: daun asam muda secukupnya + 1 jari kunyit, giling halus seduh dengan sedikit air panas, lalu pakai untuk memborehi bagian yang sakit
  5. Bengkak disengat lebah atau lipan: 5 biji asam jawa/klungsu + minyak kayu putih secukupnya, tumbuk halus klungsu, bagian yang bengkak cuci dengan minyak kayu putih, lalu taburi dengan bubuk biji asam jawa.

Catatan :

  • Wanita hamil dilarang makan daging buah asam yang sudah tua
  • Membuat madu asam: jemur asam kawak secukupnya dalam wadah/bejana tertutup, sampai keluar cairan kental warna coklat kehitaman, madu asan ini bisa untuk mengobati sariawan.

baca juga khasiat buah: Alpukat, Anggur, Apel, Belimbing Manis

Khasiat Buah: Belimbing Manis

Khasiat dan Manfaat Belimbing Manis (Averrhoa carambola L.)

Uraian tanaman:

Tumbuhan berbatang keras dan banyak bercabang. Tinggi mencapai 12 meter. Daun bersirip ganjil. Bunga beruntai, berwarna putih kemerahan. Buah beralur, kalau sudah tua warna kulit hijau kekuningan. Daging buah banyak mengandung air, rasa manis agak keasaman, ditengah buah banyak terdapat biji.

Kandungan kimia & Efek farmakologi:

  • Seratnya yang tinggi: mampu mencegah penyerapan lemak hingga dapat menurunkan kadar kolestrol dan mencegah tekanan darah tinggi, juga memperlancar pencernaan
  • Vitamin C: anti-kanker
  • Air: penurun demam, memperlancar air seni, mengeluarkan dahak
  • Polifenol 33mg: anti-oksidan karena dapat mengikat radikal bebas
  • Kalium dan natrium (66:1): mampu menurunkan darah tinggi
  • Kalium dan klorida: membantu menjaga tekanan osmotic dan keseimbangan asam basa.

Manfaat buah belimbing: antioksidan, anti kanker, menurunkan tekanan darah, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah dan mengobati sariawan, memperlancar pencernaan dan mencegah konstipasi, menurunkan kolesterol dan gula darah, mengencerkan dahak dan mengobati batuk.

Dosis Pemakaian:

Pemakaian dalam:

  • Buah: dimakan sebagai buah, direbus atau di jus minum airnya / 4 ml sari buah belimbing perhari, 4 ml buah belimbing perhari
  • Bunga: 9-24gr, rebus minum
  • Daun: 9-12gr, rebus minum
  • Akar: 12-15gr (segar: 30-45gr), rebus minum

Pemakaian luar: Daun dilumat bubuhkan ketempat yang sakit, Daun peras airnya oleskan pada bagian yang sakit, Daun rebus airnya untuk mencuci

Ramuan dan Takaran:

  1. Asam urat: 1 buah belimbing manis, 100gr sawi hijau, stroberi 50gr, jeruk manis 1 buah, 1 sdm madu, air matang 100ml. semua bahan di blender. Minum.
  2. Batu kandung kemih: 3-5 buah belimbing manis segar dan 30gr madu, kukus dalam wadah tertutup, lumat. Konsumsi setiap hari. Pagi-malam.
  3. Cegukan: -2 buah belimbing segar, masukan dan tahan dalam mulut, kunyah dan telan. Lakukan 3-4x sehari. Atau lakukan bila cegukan.
  4. Dada sesak disertai mual: ambil separoh buah belimbing manis yang sudah diasamkan, kunyah dengan pelan. Nantikan selama 3 jam sebelum mengulangi dosis ini.
  5. Darah tinggi: 2 buah belimbing manis masak dimakan sehabis makan pagi sore.

Catatan (cara mempersiapkan):

  • Asaman Belimbing manis: iris buah belimbing manis yang masih mentah lalu keringkan dibawah terik matahari hingga setengah kering kemudian tambah asam cuka secukupnya.
  • Asinan Belimbing manis: iris buah belimbing manis yang masih mentah lalu keringkan dibawah terik matahari hingga setengah kering kemudian tambah garam secukupnya.
  • Manisan Belimbing manis: iris buah belimbing manis yang masih mentah lalu keringkan dibawah terik matahari hingga setengah kering kemudian tambah gula secukupnya.

Semua bahan biarkan beberapa saat. Dan gunakan bila diperlukan.

Table gizi belimbing manis per 100gram

Kandungan gizi                              Nilai gizi

  • Energi                                              31 kkal
  • Protein                                            1,04 g
  • Lemak                                             0,3 g
  • Karbohidrat                                   6,73 g
  • Serat pangan                                  2,8 g
  • Gula                                                 3,98 g
  • Kalsium                                          3 mg
  • Besi                                                 0,08 mg
  • Magnesium                                   10 mg
  • Fosfor                                             12 mg
  • Kalium                                           133 mg
  • Natrium                                         2 mg
  • Seng                                               0,12 mg
  • Tembaga                                       0,14 mg
  • Mangan                                         0,04 mg
  • Selenium                                       0,6 mg
  • Vit C                                               34,4 mg
  • Vit B1                                             0,01 mg
  • Vit B2                                             0,02 mg
  • Niasin                                            0,37 mg
  • Vit B6                                            0,02 mg
  • Folat                                              12 mkg
  • Vit A                                              170 IU
  • Vit E                                              0,15 mg
  • Vit K                                             14,6 mcg

 

PENELITIAN :

  • A, Setiadi Ranti, K. Padmawinata, dan A.A sumarji. Departemen farmasi ITB. Penelitian efek hipoglikemik perasan belimbing manis pada kelinci putih dan efek diuretic pada tikus putih, Hasilnya sangat bagus dengan dosis tertentu. Penelitian terhadap efek analgetik
  • Romadhan Surbakti dan Ny. Yayang Miryam Arifin. Bagian farmakologi, Penelitian terhadap penurunan kadar kolestrol

Baca juga khasiat buah alpukat, anggur, apel