Khasiat Buah: Jagung

Khasiat dan Manfaat Jagung     (Zea Mays)

Uraian Tanaman Jagung: Tanaman jenis rumput ini merupakan tanaman semusim. Habitus berumpun, tegak, tinggi sekitar 1,5 meter. Batang bulat masif, tidak bercabang, pangkal batang berakar, warna kuning atau jingga. Daun tunggal, berpelepah, bentuk bulat panjang, ujung runcing, tepi rata, panjang sekitar 35-100cm, lebar 3–12cm, warna hijau. Bunga majemuk, berumah satu, bunga jantan dan betina, bentuk bulir, terletak diujung batang dan di ketiak daun, benang sari warna ungu, bakal buah bulat telor, warna putih. Buah bentuk tongkol, panjang 8 – 20cm, warna hijau kekuningan. Biji bulat warna kuning atau putih. Akar serabut, warna putih kotor.

Jagung berasal dari Amerika. Bahan pangan ini ditanam pada daerah kering dari dataran rendah sampai 2000 m dpl.

Bagian yang digunakan: seluruh tanaman ini berkhasiat obat, mulai dari biji, rambut, tongkol, akar hingga daun. Penyakit batu ginjal dapat diatasi dengan minuman rebusan tongkol jagung setiap hari, tentunya dalam waktu lama. Adapun biji jagung tua yang sudah di sangrai hingga retak-retak dan renyah yang dimakan setiap hari berguna untuk ibu hamil sebagai pelancar keluarnya ASI.

Kandungan kimia:

  • Rambut: Saponin, zat samak, flavon, minyak atsiri, minyak lemak, alantoin, dan zat pahit, potassium nitrat, vit. K, alpha-tocopheryl quinone, B-sitosterol, stigmasterol, yushushu acid dan volatile alkaloid.
  • Bunga: stigmasterol
  • Biji: gula, zeaksantin, protein, asam maizenik, asam heksafosfor, vit.B1, B2, B6. Alkaloida, saponin, flavonoid, dan polifenol.
  • Minyak jagung: linoleic acid 50 %, oleic acid 37 %, palmitic acid 10 %, dan stearic acid 3%.

Kandungan Gizi dan Fitonutrien:

  • Asam lemak
  • Karatenoid (Pro vit A), Vit B1, B2, niasin, dan asam folat.
  • Mineral besi, magnesium, kalium/potasium, kalium, fosfor, dan kalium.
  • Serat

Manfaat : Membangun otot dan tulang. Baik untuk otak dan system syaraf. Mencegah konstipasi. Menurunkan resiko kanker dan jantung. Mencergah gigi berlubang.

Khasiat : rambut dan tongkolnya bermanfaat untuk mengatasi infeksi ginjal, radang ginjal, batu ginjal, infeksi saluran kemih, mengatasi susah BAK, dan bengkak. Baik untuk penderita kencing manis, batu empedu, radang empedu dan hepatitis. Bijinya berkhasiat untuk memperbanyak ASI, obat batu ginjal, obat demam nifas, obat jantung dan peluruh kemih.

Kandungan dan Manfaat:

  • Kalium pada rambut dan tongkol muda: diuretic
  • Thiaminnya: mengeringkan luka (seperti luka cacar air)
  • Fosfornya: baik untuk tulang dan gigi

Bagian yang digunakan: Rambut jagung, tongkol, akar dan daun.

Dosis Pemakaian:

  1. Pemakaian dalam:
  • Tongkol: 25 – 30 gr segar atau 9 – 12 gr kering, rebus lalu minum rebusannya
  • Rambut: 50 – 150 gr, rebus lalu minum rebusannya
  • Tongkol dan rambut direbus atau dibakar dijadikan bubuk
  • Daun: direbus sebagai teh.
  • Akar: 60 -240 gr direbus.
  1. Pemakaian luar:
  • Rambut diisap asapnya.
  • Tongkol jagung dibakar jadi abu dan dibubuhkan di tempat yang sakit.

 

Ramuan dan takaran:

  1. ASI melancarkan: beberapa biji jagung tua disangrai sampai meretak dan garing lalu dimakan, atau makan jagung rebus.
  2. Batu empedu: 5 tongkol jagung muda + rambutnya rebus dengan 1 ltr air sisa ½ ltr,saring bagi 3 minum 3x sehari.
  3. Batu ginjal: 4 tongkol jagung muda + 1ggm rambutnya,rebus dengan 1 ltr air. rebus hingga tersisa ½ ltr lalu saring. Bagi 3, minum 3x sehari ulangi selama 14 hari.
  4. Radang ginjal: 15 tongkol jagung muda + rambutnya rebus dengan 3 gls air sisa 2 ¼ gls dingin airnya diminum, jagungnya di makan 3x sehari
  5. Radang dan batu ginjal: daun jagung minum sebagai rebusan teh

 

Catatan :

  • Jagung meningkatkan kerja ginjal,sehingga banyak terbentuk air kemih
  • Sudah dibuat paten berupa tablet dan extrak cair rambut jagung

 

P e n e l i t i a n :

  • Sukesri Hardianto, 1989. Fakultas farmasi UGM. Pembimbing : Dr. Ediati S. Apt. dan DR. Sasmito.

Telah melakukan penelitian pengaruh infuse tongkol jagung muda terhadap daya larut batu ginjal kalsium secara invitro. Dari hasil penelitian tersebut , ternyata :

  1. Adanya pengaruh antara kadar infuse dan kadar kalium yang terlarut dalam larutan
  2. Batu ginjal kalsium mempunyai daya larut paling besar dalam infuse tongkol jagung muda dengan kadar 5%. Pada kadar infuse yang lebih tinggi daya larut nya mengalami penurunan.

baca juga khasiat dan manfaat buah: alpukat,anggur,apel,asam jawa,belimbing manis,delima.

Khasiat Buah: Delima

Khasiat dan Manfaat Buah Delima (Punica Granatum)

 

Uraian tanaman:

Delima merupakan tumbuhan asli Persia dan Himalaya di India selatan (timur tengah), yang tersebar di Indonesia. Tanaman perdu tinggi 2-5 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, batang muda berwarna coklat, setelah tua berwarna hijau kotor. Daun tunggal, bentuk lanset, panjang 1-8 cm, lebar 5-15 mm, bertulang menyirip, warna hijau. Bunga tunggal diujung cabang, mahkota membulat warna merah atau kuning. Buah buni, bulat, diameter 5-12 cm, warna hijau kekuningan.

Buah delima berkulit tebal dan bagian dalamnya terdapat membrane tipis yang rasanya pahit dan asam. Di dalamnya ada biji-biji berbentuk segitiga dan tak teratur. Setiap biji memiliki lapisan yang terdiri dari daging buah mengandung cairan kental warna jernih (kulit luar bijinya) yang rasanya manis atau manis asam.

Bagian yang digunakan: kulit buah, dan dan buah

Kandungan kimia:

  • Kulit buah: alkaloid, triterpenoid, glukosida, estron, lendir, tannin, granatin, betulic acid, ursolic acid, isoquersetrin, elligatanin, resin, kalsium, oksalat dan pati.
  • Daun: alkaloid, tannin, kalsium oksalat, lemak, sulfur, peroksidase.
  • Buah: tannin, karbohidrat, asam maleik, asam sitrat, protein, Vitamin C, lemak dan sebagainya.
  • Jus buah: asam sitrat, asam malat, glukosa, fruktosa, maltosa, Vitamin A dan C, mineral (kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, natrium dan kalium), dan tannin.

Efek farmakologi dan hasil Penelitian:

  1. Kulit akar: peluruh cacing usus
  2. Kulit buah: menghambat pertumbuhan basil typhoid, mengendalikan penyebaran infeksi, virus polio, virus herpes simpleks, virus HIV
  • Alkaloid pelletierine: sangat beracun dan melumpuhkan cacing pita, cacing gelang, dan cacing kremi kemudian melepaskan peganganya dari dinding usus, sehingga terbawa bersama tinja keluar dari tubuh
  • Flavonoid (golongan polifenol): rasanya kesat, antioksidan (melawan sel kanker)
  • Asam malat: memperlancar metabolisme karbohidrat
  • Kalium: mencegah hipertensi, membantu mengaktivasi reaksi enzim.
  • Tannin: astringen (yaitu menyusutkan selaput lender usus sehingga pengeluaran cairan diare berkurang. Aktif melawan bakteri dan virus penyebab penyakit cacar. juga sebagai anti diabet, mencegah penyakit jantung dan darah tinggi
  • Fitosterol: menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit jantung, mencegah kanker, membentuk permeabilitas kulit, menjaga kelembaban kulit, meningkatkan metabolisme kulit, mencegah inflamasi pada kulit, mencegah penuan kulit, membantu meningkatkan pertumbuhan rambut, antioksidan, menjaga keseimbangan gula darah.
  • Polifenol (dalam satu gelas jus delima): melumpuhkan sel kanker, memulihkan dinding arteri dari proses pengerasan. Bijinya juga mengandung polifenol maka membuat jus delima sebaiknya bersama bijinya.

Cara Pemakaian:

  1. Dalam:
  • rebus kulit akar atau kulit kayu kering 7 gr
  • rebus kulit buah 10-15gr
  • makan buahnya atau dibuat jus 1 buah, bisa di campur jus wortel
  1. Luar:
  • Rebus kulit buah atau kulit akar, setelah dingin gunakan airnya untuk kumur pada radang gusi, sakit tenggorokan, luka tersiram air panas, infeksi jamur kaki.
  • Semprotkan ke liang vagina pada keputihan.
  • Gunakan jus buah delima untuk kumur pada sariawan, radang gusi, gigi berlubang,
  • Gunakan sebagai obat kompres pada wasir yang sedang meradang

Dosis Pemakaian:

  1. Batuk sudah lama: 1 buah delima yang belum masak. Setiap malam sebelum tidur, kunyah daging buahnya, buang bijinya.
  2. Cacingan: Rebus kulit delima kering + serbuk biji pinang masing-masing 15gr dengan 3 gls air bersih didihkan perlahan selama 1 jam, dinginkan kemudian saring. Minum sekaligus sebelum makan pagi.
  3. Disentri: 5g delima putih segar + 2 jari temu giring + 6g daun jambu biji segar rebus dengan air 110ml, sampai mendidih, minum 1x sehari 100ml, ulangi selama 7 hari
  4. Keputihan: 5g kulit buah delima putih segar + 6g daun beluntas segar + 5g herba tapak liman + majakan 1g, rebus dengan air 110ml, sampai mendidih, minum 1x sehari, ulangi selama 7 hari
  5. Lemah syahwat: 2 buah delima sama besarnya + 15g biji kucai + 15g biji merica + 2 sdt bubuk adas + 2 sdt bubuk pulosari + sedikit garam dan gula, rebus dengan 2 gls air hingga mengental dinginkan minum
  6. Menurunkan berat badan: 2 buah delima muda ambil isinya, tumbuk halus + ½ cangkir air masak dan sedikit garam, remas sampai rata, saring dengan kain, minum sekaligus lakukan setiap hari sampai tampak hasilnya.

Catatan:

  • Di Indonesia delima dikelompokan dalam 3 jenis: delima merah rasanya lebih manis dan segar, delima putih rasanya sepat dan kesat kurang manis tapi banyak digunakan sebagai obat, delima hitam sangat langka, tetapi konon lebih bagus dari delima putih
  • Taninnya: menyebabkan mual dan muntah
  • Alkaloidnya yaitu tanat: menimbulkan gejala keracunan ringan seperti pusing, vertigo, Penglihatan kabur, rasa lemas dan kram di tungkai bawah, gemetar dsb.
  • Pemakaian dalam dosis tinggi: menyebabkan pupil melebar, penglihatan menyempit, sakit kepala, vertigo, mual, diare, rasa lemah yang berat, kadang kejang.
  • Pemakaian dengan kulit buah dan kulit batang pohon untuk pengobatan harus dilakukan dibawah pengawasan seorang ahli
  • Orang kuno berangapan delima lambang kesuburan
  • Berdasarkan penelitian Dr.A.O. Prakas bahwa kulit buah delima dapat menghalangi terjadinya kehamilan 70-90 % atau mengurangi kesuburan. Maka waspada bagi ibu hamil
  • Wanita hamil dan anak-anak jangan menggunakan tunbuhan ini
  • Sebaiknya sebelum minum puasa dulu 12 jam
  • Karena ada kandungan racun terutama yang terdapat pada kulit kayu dan kulit akar, untuk pengobatan harus dilakukan dibawah pengawasan dari seorang herbalis berpengalaman.

 

Penelitian:

  • Benny Hartanto, J.R. Wattimena, dan Elin Yulinah

Jurusan farmasi, FMIPA ITB.

Penelitian efek kulit buah delima putih sebagai obat anti diare pada marmot, hasilnya ternyata mampu mencegah diare, yang disebabkan oleh minyak jarak, serta punya efek anti bakteri terhadap E-coli, shigella disentriae, dan salmonella paratypha

  • Sri Indrarini, 1991.

Jurusan farmasi, FMIPA UNPAD.

Pembimbing: Drs. Zaenal Alim dan Dra. MarlineAbdassah, M.S

Melakukan penelitian daya anti mikroba dari kulit buah delima terhadap jamur candida albicans, E-coli

  • Elita Rahmah, 1991.

Jurusan farmasi, FMIPA USU

Melakukan penelitian efek antelmintik sari kulit batang delima putih dan sari daun papaya,dan berkhasiat

Table komposisi Gizi per 100 gram buah delima

Kandungan Gizi                                                           Nilai Gizi

Air                                                                                   80,97 g

Energi                                                                             68 kkal

Protein                                                                           0,95 g

Lemak                                                                           0,3 g

Karbohidrat                                                                 17,17 g

Serat pangan                                                                0,6 g

Kalsium                                                                         3 mg

Besi                                                                                0,3 mg

Magnesium                                                                   3 mg

Fosfor                                                                            8 mg

Kalium                                                                           259 mg

Natrium                                                                         3 mg

Seng                                                                               0,12 mg

Tembaga                                                                       0,07 mg

Selenium                                                                       0,6 mg

Vitamin C                                                                     6,1 mg

Tiamin                                                                           0,03 mg

Riboflavin                                                                     0,03 mg

Niasin                                                                             0,3 mg

Asam pantotenat                                                         0,596 mg

Vitamin B6                                                                   0,105 mg

Asam folat                                                                    6 mkg

Vitamin A                                                                     170 IU

Fitosterol                                                                       17 mg

Baca juga khasiat buah: alpukat, anggur, apel, asam jawa, dan belimbing manis

Khasiat Buah: Asam Jawa

Khasiat dan Manfaat Asam Jawa (Tamarindus Indica L.)

Uraian tanaman:

Ditanam sebagai tanaman perindang ditepi jalan. Tanaman berupa pohon, tinggi dapat mencapai 20 meter. Batang berkayu dan bercabang-cabang. Daun mejemuk menyirip genap. Setiap daun terdiri lebih dari 10 pasang anak daun, yang duduk berhadapan. Tiap anak daun berbentuk bulat telur, warna hijau. Perbungaan berbentuk tandan, keluar dari ketiak daun atau ujung percabangan, setiap tandan terdiri atas beberapa bunga berwarna kuning. Bunga polong, warna kulit coklat, daging buah warna kuning sampai coklat kekuningan. Asam berbuah sepanjang tahun.

Kandungan kimiawi & Efek farmakologi:

  • Asam tartrat, Asam malat, Asam sitrat, Asam suksinat,  Asam asetat: memperlancar BAB, memperlancar peredaran darah, mendinginkan
  • Pektin: menurunkan kolesterol melalui mekanisme pengikatan kolesterol dan asam empedu kemudian mendorong dan mengeluarkannya dari saluran pencernaan.
  • Flavonoid: memperlancar BAB, penghilang rasa sakit, antiradang, dan membantu pengeluaran keringat
  • Tanin : antiseptik
  • Pro vitamin A: merupakan anti oksidan yang menjaga kesehatan dan menghambat proses penuaan. Juga dapat mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker serta melindungi asam lemak tidak jenuh ganda dari proses oksidasi. Jika tubuh perlu vitamin.A maka pro vitamin A/beta karotin di hati akan diubah menjadi vitamin.A
  • Vitamin C: dibutuhkan untuk pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang). Pengangkut lemak, pengangkut electron dari berbagai reaksi enzimatik, pemicu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, pemicu sistem kekebalan tubuh
  • Vitamin C untuk anti oksidan, membantu mencegah berbagai macam jenis kanker : kanker paru, kolon, kandung kemih, pancreas, payudara, juga mengurangi radikal bebas pemicu kanker.
  • Vitamin C: dapat mengurangi resiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah, mengurangi resiko penyakit jantung, menghambat penuaan, memperbaharui sel darah putih
  • Vitamin C: sangat sensual untuk membentuk sperma, kekurangan vitamin C pada pria dapat menghambat dalam memperoleh keturunan, perbaikan membutuhkan waktu satu bulan dengan meningkatkan vitamin C sebanyak 500 mg,kualitas dan kuantitas sperma serta aktifitasnya dapat ditingkatkan dengan mengkonsumsi vitamin C.
  • Vitamin C: dapat mengurangi resiko pada perokok pasif. Resiko perokok pasif adalah kerusakan sel yang bias menyebabkan kanker atau penyakit pernafasan lain
  • Kalsium: mengisi kepadatan tulang, pembentukan gigi, membentuk bekuan darah, transmisi saraf, stabilitas asam-basa (pH) darah, dan mempertahankan keseimbangan air.
  • Kalium/potasium: memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit serta keseimbangan asam basa di dalam tubuh, juga berperan dalam transmisi saraf dan relaksasi otot serta sebagai katalisator dalam banyak reaksi biologik, terutama dalam metabolisme energi, sintetis glikogen, dan protein.

Dosis pemakaian:

  • Dalam: 15-30 gram rebus buah matang tanpa biji
  • Luar: daun, biji, atau buah asam, rebus gunakan hasil rebusan untuk membasuh luka. Atau daun yang muda giling halus atau di jadikan bubuk borehkan pada tempat yang sakit: borok, sakit pinggang, dan linu persendian

Ramuan dan takaran :

  1. Asma: 2 potong kulit pohon asam jawa + 1sdt adas + 1 jari kayu pulosari, rebus dengan 1000cc air sisa 2 gelas air, saring minum 2x sehari.
  2. Batuk kering: 2 gelas daun asam + 2 gelas daun saga + 5cm kayu manis cina, cuci rebus dengan 3 gelas air. Minum siang hari sebagai pengganti air minum biasa, ulangi sampai beberapa hari.
  3. Bengkak persendian: daun asam segar secukupnya cuci tumbuk sampai jadi seperti bubur, lalu borehkan ditempat yang sakit.
  4. Bengkak terpukul: daun asam muda secukupnya + 1 jari kunyit, giling halus seduh dengan sedikit air panas, lalu pakai untuk memborehi bagian yang sakit
  5. Bengkak disengat lebah atau lipan: 5 biji asam jawa/klungsu + minyak kayu putih secukupnya, tumbuk halus klungsu, bagian yang bengkak cuci dengan minyak kayu putih, lalu taburi dengan bubuk biji asam jawa.

Catatan :

  • Wanita hamil dilarang makan daging buah asam yang sudah tua
  • Membuat madu asam: jemur asam kawak secukupnya dalam wadah/bejana tertutup, sampai keluar cairan kental warna coklat kehitaman, madu asan ini bisa untuk mengobati sariawan.

baca juga khasiat buah: Alpukat, Anggur, Apel, Belimbing Manis

Khasiat Buah: Belimbing Manis

Khasiat dan Manfaat Belimbing Manis (Averrhoa carambola L.)

Uraian tanaman:

Tumbuhan berbatang keras dan banyak bercabang. Tinggi mencapai 12 meter. Daun bersirip ganjil. Bunga beruntai, berwarna putih kemerahan. Buah beralur, kalau sudah tua warna kulit hijau kekuningan. Daging buah banyak mengandung air, rasa manis agak keasaman, ditengah buah banyak terdapat biji.

Kandungan kimia & Efek farmakologi:

  • Seratnya yang tinggi: mampu mencegah penyerapan lemak hingga dapat menurunkan kadar kolestrol dan mencegah tekanan darah tinggi, juga memperlancar pencernaan
  • Vitamin C: anti-kanker
  • Air: penurun demam, memperlancar air seni, mengeluarkan dahak
  • Polifenol 33mg: anti-oksidan karena dapat mengikat radikal bebas
  • Kalium dan natrium (66:1): mampu menurunkan darah tinggi
  • Kalium dan klorida: membantu menjaga tekanan osmotic dan keseimbangan asam basa.

Manfaat buah belimbing: antioksidan, anti kanker, menurunkan tekanan darah, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah dan mengobati sariawan, memperlancar pencernaan dan mencegah konstipasi, menurunkan kolesterol dan gula darah, mengencerkan dahak dan mengobati batuk.

Dosis Pemakaian:

Pemakaian dalam:

  • Buah: dimakan sebagai buah, direbus atau di jus minum airnya / 4 ml sari buah belimbing perhari, 4 ml buah belimbing perhari
  • Bunga: 9-24gr, rebus minum
  • Daun: 9-12gr, rebus minum
  • Akar: 12-15gr (segar: 30-45gr), rebus minum

Pemakaian luar: Daun dilumat bubuhkan ketempat yang sakit, Daun peras airnya oleskan pada bagian yang sakit, Daun rebus airnya untuk mencuci

Ramuan dan Takaran:

  1. Asam urat: 1 buah belimbing manis, 100gr sawi hijau, stroberi 50gr, jeruk manis 1 buah, 1 sdm madu, air matang 100ml. semua bahan di blender. Minum.
  2. Batu kandung kemih: 3-5 buah belimbing manis segar dan 30gr madu, kukus dalam wadah tertutup, lumat. Konsumsi setiap hari. Pagi-malam.
  3. Cegukan: -2 buah belimbing segar, masukan dan tahan dalam mulut, kunyah dan telan. Lakukan 3-4x sehari. Atau lakukan bila cegukan.
  4. Dada sesak disertai mual: ambil separoh buah belimbing manis yang sudah diasamkan, kunyah dengan pelan. Nantikan selama 3 jam sebelum mengulangi dosis ini.
  5. Darah tinggi: 2 buah belimbing manis masak dimakan sehabis makan pagi sore.

Catatan (cara mempersiapkan):

  • Asaman Belimbing manis: iris buah belimbing manis yang masih mentah lalu keringkan dibawah terik matahari hingga setengah kering kemudian tambah asam cuka secukupnya.
  • Asinan Belimbing manis: iris buah belimbing manis yang masih mentah lalu keringkan dibawah terik matahari hingga setengah kering kemudian tambah garam secukupnya.
  • Manisan Belimbing manis: iris buah belimbing manis yang masih mentah lalu keringkan dibawah terik matahari hingga setengah kering kemudian tambah gula secukupnya.

Semua bahan biarkan beberapa saat. Dan gunakan bila diperlukan.

Table gizi belimbing manis per 100gram

Kandungan gizi                              Nilai gizi

  • Energi                                              31 kkal
  • Protein                                            1,04 g
  • Lemak                                             0,3 g
  • Karbohidrat                                   6,73 g
  • Serat pangan                                  2,8 g
  • Gula                                                 3,98 g
  • Kalsium                                          3 mg
  • Besi                                                 0,08 mg
  • Magnesium                                   10 mg
  • Fosfor                                             12 mg
  • Kalium                                           133 mg
  • Natrium                                         2 mg
  • Seng                                               0,12 mg
  • Tembaga                                       0,14 mg
  • Mangan                                         0,04 mg
  • Selenium                                       0,6 mg
  • Vit C                                               34,4 mg
  • Vit B1                                             0,01 mg
  • Vit B2                                             0,02 mg
  • Niasin                                            0,37 mg
  • Vit B6                                            0,02 mg
  • Folat                                              12 mkg
  • Vit A                                              170 IU
  • Vit E                                              0,15 mg
  • Vit K                                             14,6 mcg

 

PENELITIAN :

  • A, Setiadi Ranti, K. Padmawinata, dan A.A sumarji. Departemen farmasi ITB. Penelitian efek hipoglikemik perasan belimbing manis pada kelinci putih dan efek diuretic pada tikus putih, Hasilnya sangat bagus dengan dosis tertentu. Penelitian terhadap efek analgetik
  • Romadhan Surbakti dan Ny. Yayang Miryam Arifin. Bagian farmakologi, Penelitian terhadap penurunan kadar kolestrol

Baca juga khasiat buah alpukat, anggur, apel

Khasiat Buah: Apel

Apel kaya akan vitamin dan mineral, dan banyak mengandung zat gizi, energi, lemak, protein, karbohidrat, Vit A, Thiamin, riboflavin, niacin, Vit C, Vit B1, Vit B2, kalsium, zat besi, fosfor, potassium (kalium), karoten, pectin, boron, tannin, flavonoid, asam elagat, asam kafeat, glutation, asam klorogenat.

Khasiat dan Manfaat Buah Apel       (Malus domestica)

Uraian tanaman Apel:

Apel bukan tanaman asli Indonesia, tetapi buahnya sangat digemari oleh masyarakat kita. Umumnya dikonsumsi sebagai buah segar. Apel merupakan pohon yang berganti daun dan bisa mencapai ketinggian 5 meter. Buahnya bulat dengan                 diameter 60-100mm, bagian luar warna merah, kuning atau hijau pucat dengan lapisan lilin. Daging buahnya tebal dan mengandung banyak jus, bisa renyah atau lembut dan bertepung dengan bau harum dan rasa manis. Ditengahnya terdapat banyak biji, rasa bijinya manis agak asam, sifatnya tidak panas ataupun dingin, dan tanpa mengandung racun.

Deskripsi:

Habitus perdu, tinggi 3-5 m. Batang berkayu, bulat bercabang, putih kehijauan. Daun tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, berbulu berseling, diujung cabang panjang 3-15cm, lebar 2-6cm, pertulangan menyirip hijau. Bunga majemuk, bentuk malai diujung cabang, kelopak hijau berbulu berbagi lima, benang sari banyak putih kepala sari kuning kecoklatan, putik satu putih kekuningan, putih. Buah bulat ujung dan pangkal berlekuk, hijau keunguan. Biji kecil pipih coklat kehitaman. Akar tunggang putih kecoklatan.

Kandungan kimiawi dan efek farmakologi:

Apel kaya akan vitamin dan mineral, dan banyak mengandung zat gizi, energi, lemak, protein, karbohidrat, Vit A, Thiamin, riboflavin, niacin, Vit C, Vit B1, Vit B2, kalsium, zat besi, fosfor, potassium (kalium), karoten, pectin, boron, tannin, flavonoid, asam elagat, asam kafeat, glutation, asam klorogenat.

  • Kaya vitamin: Beberapa vitamin yang terkandung misalnya vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, Vitamin C
  • Kaya mineral: antara lain kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan zinc.
  • Fitokimia: Fitokimia merupakan antioksidan untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau lingkungan sekitar. Zat ini juga berfungsi untuk menekan jumlah kolesterol jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
  • Kaya Serat: Baik untuk orang yang sedang dalam program diet. Hal ini disebabkan karena serat yang tinggi sehingga mencegah lapar datang lebih cepat. Serat untuk mengurangi lemak dan kolesterol. Buah apel mengandung serat yang berguna mengikat lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh untuk selanjutnya dibuang.
  • Tanin: Tanin adalah zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi, mencegah kerusakan gigi, gusi dan plak.
  • Boron: Apakah boron itu? Boron berfungsi mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh seorang wanita. Membantu mempertahankan kadar estrogen dalam tubuh wanita saat menopause, mengurangi nyeri, depresi, penyakit jantung dan osteoporosis
  • Flavoid: Salah satu kandungan yang baik untuk mencegah penyakit adalah flavoid. Flavoid merupakan zat yang berfungsi menurunkan risiko kanker.
  • Asam D-glucaric: Apakah Asam D-glucaric itu? Asam D-glucaric merupakan zat yang dapat menurunkan kadar kolesterol.
  • Quercetin: Quercetin merupakan zat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kadar antioksidan sehingga tubuh terasa lebih sehat dan mencegah berbagai penyakit.
  • Asam tartar:  Asam tartar dapat menyehatkan saluran pencernaan. Zat ini mampu membunuh bakteri yang ada dalam saluran pencernaan.

 

Dosis Pemakaian:

Pemakaian dalam:

  • 1-4 buah apel segar dimakan
  • 1-2 sdm cuka apel

Pemakaian luar: secukupnya buat masker

Ramuan dan Takaran:

  1. Alopecia/kerontokan rambut: apel 1 buah + bawang merah 1 siung + bawang putih 1 siung + wortel 100gr + seledri 1 batang + air 100ml, semua bahan dijus minum 2x sehari.
  2. Ambeien: 2sdm cuka apel + 150 ml air matang minum 3x sehari setelah makan
  3. Anemia: apel 300gr + bayam 125gr + air secukupnya, semua di jus, minum 1x sehari.
  4. Antiaging/mencegah penuaan dini: apel 1 buah + anggur hijau 100gr + seledri 1 batang + air 50ml, semua dijus minum 2x sehari.
  5. Anti kanker: apel 100gr + batang seledri 50gr + kembang kol 100gr + brokoli 100gr, semua bahan di jus minum 2x sehari.

Manfaat lainnya: cuka apel bisa untuk salad dressing, seperti acar dan penyedap masakan. Dapat juga diminum layaknya minuman kesegaran, disajikan panas/dingin dgn atau tanpa madu, spt halnya minum kopi/teh.

Catatan:

Baik dikonsumsi dengan kulitnya

Apel impor biasanya dilapisi lilin (wax) pada kulitnya agar:

  1. Menutupi pori-pori kulit buah untuk menghambat laju respirasi, sehingga memperpanjang umur simpan
  2. Bila digosok dengan lap kering akan timbul warna mengkilap, sehingga memberi kesan bersih dan segar

Cara menghilangkan lapisan lilin:

  1. Celupkan sebentar kedalam air hangat agar lapisan lilinnya mencair. Kemudian gosok dengan lap kering hingga bersih
  2. Rendam dalam larutan sabun cair yang memang untuk makanan. Setelah itu gosok hingga bersih

Tips cara membuat aneka olahan apel untuk obat:

  1. Bubuk kering: buah apel mentah, potong persegi dan keringkan dibawah sinar matahari. Setelah kering, giling sampai jadi tepung dan diayak.
  2. Tonik: 1 kg buah apel segar buang kulitnya, ambil bagian tengah dan potong kecil-kecil. Tambah ½ kg madu dan sedikit air. Kukus dalam wadah tertutup sampai lunak. Tonik ini bisa disimpan dan digunakan sewaktu-waktu.
  3. Cuka apel: buah apel yang sudah masak cuci potong tipis, masukan kedalam panci isi air rebus hingga mendidih. Setelah mendidih api dikecilkan, lalu masukan gula pasir kedalamnya. Diamkan 30-40 menit kemudian angkat saring airnya, masukan kedalam botol tutup rapat. Kemudian tambahkan yeast, tutup kembali agar proses fermantasi terjadi tunggu 1-2 minggu. Kemudian ganti tutup botol dengan kain kasa agar terjadi fermentasi anaerob. Fermentasi lagi selama 2 minggu agar pH asam 3-4 semakin lama semakin baik. Setelah itu lakukan pasteurisasi, baru siap dikonsumsi.